Info Kuliner mengenai berbagai macam jajanan khas Purwokerto, dari makanan berat sampai makanan ringan, semua ada disini [...]

Koleksi terbaru mengenai Fashion dan aksesoris- aksesoris remaja [...]

Berbagai macam objek wisata menarik yang ada di jawa tengah yang dapat anda kunjungi [...]

Berisi info mengenai tips dan trik seputar bisnis [...]

Foods Fashion Objek Wisata Info Bisnis
Tampilkan postingan dengan label G1B008052. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label G1B008052. Tampilkan semua postingan


Pemahaman dan pengertian pemanfaatan makanan kesehatan semula ditujukan untuk pencegahan timbulnya berbagai penyakit degeneratif dan meningkatkan daya tahan tubuh. Namun kecenderungan akhir-akhir ini peran gizi sangat penting dalam proses penyembuhan dan pemulihan penyakit, serta digunakan sebagai pendamping pengobatan kedokteran yang sesuai standar profesional.

Makanan kesehatan diperlukan oleh mereka yang berada dalam kondisi sehat untuk mempertahankan status kesehatannya, serta orang yang mulai merasakan tubuhnya kurang fit untuk meningkatkan kondisi tubuh serta membantu proses pemulihan.

Lalu apa sebenarnya perbedaan antara makanan kesehatan dan obat? Apa pula peranan makanan kesehatan dalam penyembuhan penyakit bila dikonsumsi bersama obat-obatan yang diberikan oleh dokter?

Makanan Kesehatan:
  1. Melengkapi zat gizi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, antioksidan dan meregenerasi sel bagi orang yang sehat. Bagi penderita penyakit berperan dalam mendukung dan mendampingi obat untuk membantu proses penyembuhan.
  2. Reaksi relatif lambat.
  3. Takaran/ dosis bisa ditambah sesuai kondisi tubuh dan tanpa efek samping.
  4. Bisa dikombinasikan dengan obat-obatan lain, namun pemberiannya diberi jarak waktu sekitar 30 menit.
  5. Tidak mengandung zat adiktif.
  6. Bahan utama berasal dari alamiah zat-zat gizi atau nongizi.
Sedangkan Obat:
  1. Diperuntukkan bagi orang sakit untuk terapi penyembuhan penyakit tertentu.
  2. Reaksi cepat.
  3. Dosis tertentu dengan jangka waktu terbatas, kalau berlebihan dapat menjadi toksik (keracunan).
  4. Dianjurkan berhati-hati dengan campuran obat-obat lain dan bisa berinteraksi secara negatif.
  5. Bisa bersifat adiktif (ketagihan) untuk obat-obatan tertentu.
  6. Bahan utama berasal dari bahan kimia sintetik.

Kemajuan ilmu dan  teknologi berkembang dengan pesat diberbagai bidang, termasuk dalam bidang  pangan, kemajuan teknologi ini membawa dampak positif maupun negatif. Dampak positif teknologi tersebut mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas pangan, juga meningkatkan diversivikasi, hygiene, sanitasi, praktis dan lebih ekonomis.  Dampak negatif kemajuan teknologi tersebut ternyata cukup besar bagi kesehatan konsumen dengan adanya penggunaan zat aditif yang berbahaya.
Pola kehidupan masa kini dicirikan dengan tingginya biaya hidup, emansipasi atau karena alasan lain menyebabkan wanita bekerja diluar rumah. Data statistik tahun 2002 menunjukkan bahwa wanita yang bekerja pada angkatan kerja berjumlah 33,06 juta atau 44,23% dari jumlah total usia wanita antara 15-60 tahun (BPS, 2002).  Wanita sebagai ibu rumah tangga dan sebagian lain berprofesi bekerja di luar rumah, karena keterbatasan waktu dan kesibukan, serta sulitnya mencari pramuwisma menyebabkan makanan siap saji menjadi  menu utama sehari-hari di rumah.
Ritme kehidupan yang menuntut segala sesuatu serba cepat, waktu terbatas, anak harus pergi sekolah sementara ibu dan bapak harus segera berangkat kerja, sebagai jalan pintas untuk sarapan disediakanlah makanan siap saji yang memakan waktu penyiapan 3 sampai 5 menit.  Siang hari pulang sekolah ibu dan bapak masih bekerja dikantor, anak-anak kembali menikmati makanan siap saji ini.  Selain mudah disajikan makanan  ini umumnya mempunyai cita rasa yang gurih dan umumnya disukai, terutama oleh anak-anak usia sekolah.
Masalah lain yang jadi fenomena dimasyarakat adalah tersedianya berbagai jajanan yang dikemas dapat dipastikan “kaya”  zat aditif. Tercatat 13 jenis snack mengandung bahan aditif dalam kandungan yang cukup tinggi (Republika, 2003). Pertanyaan yang muncul adalah sejauh manakah bahan-bahan aditif tersebut terkonsumsi dan terakumulasi dalam tubuh, bagaimana dampaknya bagi kesehatan? Dan bagaimana tindakan konsumen terutama ibu-ibu rumah tangga dalam memilih, mengolah makanan yang aman, higienis, cukup gizi dan menyehatkan anggota keluarganya?
Pengertian Makanan Siap Saji dan Kesehatan Konsumen
Makanan siap saji
Makanan  siap saji yang dimaksud adalah jenis  makanan yang dikemas, mudah disajikan, praktis, atau diolah dengan cara sederhana. Makanan tersebut umumnya diproduksi oleh industri pengolahan pangan dengan teknologi tinggi dan memberikan berbagai zat aditif untuk mengawetkan dan memberikan cita rasa bagi produk  tersebut.  Makanan siap  saji biasanya berupa  lauk pauk dalam kemasan, mie instan, nugget, atau juga corn flakes sebagai makanan untuk sarapan.
Zat Aditif Makanan
Zat aditif adalah bahan kimia yang dicampurkan ke dalam makanan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas, menambahkan rasa dan memantapkan kesegaran produk tersebut.
Kemasan Makanan
Kemasan makanan adalah wadah atau tempat makanan agar kualitas  makanan tetap baik, meningkatkan penampilan produk, dan memudahkan transportasi.
Sehat
Sehat adalah berfungsinya organ tubuh secara fisiologis normal. Dalam konsumsi pangan konsumen tidak hanya menilai dari citarasa dan nilai gizinya tetapi juga mempertimbangkan pengaruh pangan terhadap kesehatan dan kebugaran tubuh, atau menurunkan efek negatif suatu penyakit, dan kalau memungkinkan menyembuhkan penyakit tersebut.
Jenis Zat Aditif dan Kemasan  Makanan
Menurut Majeed (1996) zat aditif dapat dibagi menjadi  beberapa kelompok berdasarkan tujuan penggunaannya, yaitu: 1) agen emulsi yaitu aditif yang berbahan lemak dan air contohnya lecitin 2) agen penstabil dan pemekat contohnya alginat dan gliserin, 3) agen penghalang kerak untuk mencegah penggumpalan, 4) agen peningkatan nutrisi contohnya berbagai vitamin, 5) agen pengawet contohnya garam nitrat dan nitrit, 6) agen antioksidan contohnya vitamin C dan E ; BHT (Butylated Hydroxy-Toluen) dan BHA (Butylated Hydroxy-Anisol), 7)  agen pengembang untuk roti dan bolu, 8) agen penyedap rasa contoh monosodium glutamat (MSG), 9) bahan pewarna.   Selain kesembilan zat aditif diatas Denfer (2001) juga menyatakan terdapat bahan lain yang ditambahkan dalam makanan diantaranya: 1) agen peluntur, 2) lemak hewani, 3) bahan pengasam, 4) bahan pemisah, 5) pati termodifikasi, 6) alkohol, dan 7) gelatin .
Di samping bahan-bahan yang telah disebutkan diatas yang menggunaan, ukuran dan aturannya sudah ditentukan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), yang patut kita waspadai adalah adanya pewarna maupun pengawet yang ditambahkan yang penggunaannya bukan untuk makanan seperti, borak dan formalin sebagai pengawet yang telah dilaporkan oleh Suriawiria (2003). Dimana disinyalir 86,2% mie basah yang terdapat dipasar dan swalayan mengandung formalin. Selain itu warna merah pada terasi 50% adalah menggunakan pewarna rhodamin B yang seharusnya digunakan untuk tekstil. Selain itu rhodamin juga biasa diberikan dalam sirop untuk menimbulkan warna merah.
Kemasan Makanan Siap Saji
Sampai saat ini menurut Ketua Federasi Pengemasan Indonesia Hengky Darmawan di Indonesia sistem pengemasannya baru 10% yang sesuai aturan SNI.  Pemilihan jenis kemasan harus memperhatikan food grade dan food safety (Kompas, 2003).
Beberapa faktor yang mempengaruhi produsen dalam memilih kemasan adalah tampil menarik, mampu melindungi produk yang dikemas, dan pertimbangan ekonomis.  Bahan yang digunakan selama ini berupa plastik atau styrofoam (pembungkus mie instant dan  nugget), PVC (polyvinyl clorida untuk pembungkus kembang gula), kaleng (makanan buah, susu, makanan lauk-pauk).
Dampak Makanan Siap Saji
Manfaat Makanan Siap Saji
Makan siap saji yang beredar saat ini tercatat 500 – 600 jenis (Media Indonesia, 2003). Jenis tersebut terdiri dari minuman dan makanan yang diproduksi dalam skala kecil dan besar.  Ketersediaan makanan siap saji ini akan memberikan kemudahan pemilihan jenis makanan, keragaman makanan, kualitas makanan dan praktis.
Bahaya Makanan Siap Saji
World Health Organization (WHO) dan Food and Agricultural  Organization (FAO) menyatakan bahwa ancaman potensial dari residu bahan makanan terhadap kesehatan manusia dibagi dalam 3 katagori yaitu : 1) aspek toksikologis, katagori residu bahan makanan yang dapat bersifat racun terhadap organ-organ tubuh, 2) aspek mikrobiologis, mikroba dalam bahan makanan yang dapat mengganggu keseimbangan mikroba dalam saluran pencernaan, 3) aspek imunopatologis, keberadaan residu yang dapat menurunkan kekebalan tubuh.
Dampak negatif zat aditif terhadap kesehatan dapat secara langsung maupun tidak langsung, dalam jangka pendek maupun  jangka panjang.

Disamping bahaya dari zat aditif makanan siap saji diatas, bahaya lain yang dihadapi oleh konsumen/pengguna makanan siap saji adalah efek samping bahan pengemas.   Unsur-unsur bahan pengemas yang berbahaya bagi kesehatan konsumen karena  terdapatnya zat plastik  berbahaya seperti PVC  yang dapat menghambat produksi hormon testosteron (Atterwill dan Flack, 1992)  kemasan kaleng disinyalir mengandung timbal (Pb) dan VCM (Vinyl Chlorid Monomer) yang bersifat karsinogenik yaitu memacu sel kanker (Media Indonesia, 2003), dan styrofoam bersifat mutagenik (mengubah gen) dan karsinogenik  (Kompas, 2003).
Upaya Meminimalisasi Dampak Negatif
Untuk mengurangi dan meminimalisasi dampak negatif zat aditif makanan dapat di upayakan dengan beberapa cara antara lain :
1.  Secara Internal
Mengurangi konsumsi makanan siap saji, meningkatkan konsumsi sayur dan buah-buahan serta mengkonsumsi vitamin. Beberapa vitamin diduga mengandung zat antikarsinogen diantaranya adalah Vitamin A, C, E banyak terdapat dalam sayur dan buah; asam folat terdapat dalam brokoli, bayam dan asparagus: Betakaroten, Vitamin B3 (niasin), vitamin D dalam bentuk aktif (1.25-hidroksi) terdapat pada mentega, susu, kuning telur, hati, beras dan ikan.
Memberi pengertian pada keluarga tentang bahaya zat aditif, mengawasi, mengontrol  pemberian dan penggunaan uang jajan dan membiasakan membawa bekal  makanan sehat dari rumah
2. Secara Eksternal
Produsen; diperlukan kesadaran dan tanggung jawab produsen terhadap penggunaan zat aditif pada bahan pangan yang diproduksikan, memberikan informasi yang jelas komposisi makanan termasuk zat aditif yang ditambahkan
Pemerintah; melakukan pengawasan dan menindak tegas produsen yang melanggar aturan yang berlaku. Meneruskan kegiatan PMT-AS (Program Makanan Tambahan-Anak Sekolah) dengan memanfaatkan sumber makanan lokal.
Non-pemerintah (LSM); memfasilitasi terbentuknya kelompok konsumen, mendorong peran serta masyarakat sebagai pengawas kebijakan publik, mengantisipasi kebijakan global yang berdampak pada konsumen, melakukan pengawasan dan bertindak sebagai pembela konsumen.


BISNIS kerudung dan aksesorisnya saat ini mulai naik daun seiring banyaknya wanita Indonesia yang mengenakan busana muslimah. Namun, tidak banyak yang tahu di balik munculnya tren busana muslim juga terdapat bisnis jasa menghias kerudung yang cukup menjanjikan.

Peluang bisnis menghias kerudung inilah yang ditangkap oleh Eni Fitriah dan Desy Ria Saputri. Keduanya memanfaatkan momentum tren busana muslim dengan membuka bisnis jasa kursus menghias kerudung. Keahlian menghias kerudung Eni dan Desy tidak datang sendiri melainkan dari hasil belajar selama keduanya bekerja di perusahaan fashion muslimah. “Pada akhir 2009, kami memutuskan untuk membuka usaha menghias kerudung sendiri dengan berbekal pengalaman menghias kerudung di perusahaan fashion muslimah. Kita terbiasa dulunya menjadi stylist acara fashion show dan talkshow,” ujar Eni kepada harian Seputar Indonesia.


Eni menjelaskan, niat membuka kursus menghias kerudung ini sebetulnya lebih kepada syiar agama Islam. Baik Eni dan Desy berharap dengan adanya kursus menghias kerudung tersebut semakin banyak wanita muslimah yang mengenakan kerudung. “Saat ini pemakaian kerudung tidak seperti yang dibayangkan pada zaman dahulu. Ada berbagai gaya sederhana, namun tetap sesuai ajaran Islam,” papar lulusan S1 Akuntansi ini. Dalam mengawali usahanya tersebut, Eni dan Desy berinisiatif memasang iklan jasa menghias kerudung di salah satu tabloid. Hasilnya, ternyata cukup mengesankan. Jasa kursus menghias kerudung dengan nama kursus kreasi kerudung cantik ini pun mulai dilirik oleh para kaum hawa.


Adapun biaya yang harus dikeluarkan untuk memasang iklan di tabloid berkisar Rp500 ribu-1 Juta. “Saat ini peserta paling banyak adalah yang membaca iklan kami di tabloid,” tutur Eni. Selain mengeluarkan biaya untuk iklan, modal awal untuk membangun jasa kursus menghias kerudung ini, ujar Eni, tidak terlalu besar. Beberapa item yang dibutuhkan sebagai modal awal hanya kerudung, aksesori, jarum pentul, dan cermin. “Modal dari dana pribadi kami berdua. Modal tersebut digunakan untuk membeli beberapa perlengkapan untuk kursus, seperti kerudung, aksesori, jarum pentul, dan cermin. Totalnya sekira Rp3-5 Juta” ungkap wanita kelahiran Tangerang, 1 Juni 1987 tersebut.

Eni menjelaskan, jasa kursus menghias kerudung yang dijalankannya ini lebih banyak private, yakni dengan mendatangi langsung konsumen. Eni dan Desy membagi kursus menghias kerudungnya tersebut menjadi tiga kelas. Untuk kelas pertama adalah basic private dengan harga Rp300-400 ribu per orang. Sementara untuk kelas intermediate, para pelanggan harus membayar sebesar Rp500-600 ribu. Kemudian kelas yang ketiga adalah kelas pernikahan (wedding), di mana konsumen harus merogoh kocek di atas Rp2 juta.

“Itu harga khusus untuk satu orang private. Tetapi kalau ada konsumen yang ingin ikut kursus berjumlah lima orang, harga per orang bisa lebih murah atau bisa setengahnya,” tutur Eni. Lamanya waktu kursus, papar Eni, juga bergantung dari kelas yang dipilih. Untuk kelas basic private, para konsumen memperoleh kursus menghias kerudung selama 3–4 jam. Sementara untuk kelas intermediate dan wedding sekira 4–6 jam.

“Kalau untuk intermediate dan wedding biasanya lebih lama waktu kursusnya,” ungkapnya. Menurut Eni, konsumen kursus kreasi kerudung cantik datang dari berbagai latar belakang. Mulai dari perias pengantin hingga ibu rumah tangga. Eni menjelaskan, umumnya para perias pengantin tersebut tertarik mempelajari cara menghias kerudung karena saat ini cukup banyak pengantin yang mengenakan kerudung.

“Perias pengantin sebenarnya ingin belajar karena saat ini banyak pengantin berjilbab. Konsumen dari salon juga banyak. Selain itu, ada ibu rumah tangga dari kalangan menengah ke atas dan wanita pekerja,” ungkapnya. Eni menuturkan, selain tidak membutuhkan modal yang besar, biaya operasional yang dikeluarkan setiap bulannya pun tidak terlalu besar. Biaya untuk membeli kerudung, aksesori dan transportasi hanya sekira Rp500 ribu-1 juta.

“Angka tersebut tergantung kebutuhan. Setiap bulan kami membeli kerudung untuk kemudian diberikan kepada para konsumen setelah mengikuti kursus. Sekarang juga kami lebih memperbanyak perlengkapan,” ujar Eni. Selain membuka jasa kursus menghias kerudung, Eni dan Desy juga membuka jasa menghias kerudung pengantin. Jasa menghias kerudung pengantin ini bersamaan dengan usaha kursus. Menurut Eni, keuntungan dari merias kerudung pengantin ini cukup besar.


“Omzet rata-rata per bulan dari kursus dan merias kerudung pengantin sekira Rp3–5 juta. Namun, itu bergantung dari jumlah acara pernikahan dan kursus,” tuturnya.

Peluang untuk terjun di dalam mode muslim terbuka lebar dewasa ini. Eni mengakui, prospek jasa menghias kerudung yang sudah dijalaninya hampir sepuluh bulan ini cukup menjanjikan apabila ditekuni dengan serius.

“Kalau kita berniat menekuni, jasa menghias kerudung merupakan suatu keuntungan besar karena hasil yang diperoleh cukup lumayan,” papar Eni. Dia menjelaskan, saat ini kebutuhan akan stylist kerudung sangat tinggi. Sebagai contoh stylist kerudung untuk fashion show busana muslim. Menurut Eni, para perancang busana muslim juga menaruh perhatian kepada aksesori, termasuk kerudung yang dikenakan oleh para model.

 “Jasa stylist kerudung untuk acara fashion show cukup tinggi sebab mereka tidak punya stylist kerudung. Kemudian acara talkshow agama juga biasanya membutuhkan stylist kerudung. Jadi, pada dasarnya prospek bisnis ini ke depan sangat bagus,” ujarnya.


Eni mengakui, tidak semua orang mengetahui ada yang namanya kursus menghias kerudung. Padahal, jasa kurus menghias kerudung ini sudah cukup lama dikenal di dunia mode. Adapun setiap jasa kursus menghias kerudung yang ada saat ini memiliki ciri khas tersendiri. “Kalau kita berniat untuk mengajarkan teknis dasar cara memakai kerudung yang nyaman sekaligus tetap fashionable,” papar Eni.

Asal usul Martabak Lebaksiu

Juli 18, 2007
Martabak adalah sejenis makanan khas dari negeri India sejak dahulu hingga sekarang. Di Indonesia ada dua jenis martabak.
Pertama adalah martabak telor, yang kedua adalah martabak terang bulan atau biasa disebut martabak manis.Di India martabak, susunannya adalah sebagia berikut :
Adonan tepung terigu yang dibentuk sebesar telur bayam, dibanting, dilebarkan diatas kaca, marmer atau seng, setelah membentuk ukuran berdiameter kurang lebih 40 cm, kemudian diisi telur/kentang dan digoreng. Setelah itu dihidangkan dengan kare kambing/gulai. Itulah aslinya martabak telur atau di India disebut moortaba.
Di negeri India, makanan lain sejenis martabak telur adalah : Nan, Roti Cane, Chappaty, Purata, Poory, Samosa. Makanan-makanan teresbut masuk pada kategori makanan sedang/ringan. Dan bisa juga menjadi menu makanan utama disana.
Kemudian bagaimana dengan martabak terang bulan/martabak manis ? jenis ini baik bentuk, isi dan rasanya sama sekali tidak ditemukan di negeri India. Makanan yang rasanya manis ini, adalah sejenis roti/kue manis – cake atau pasta. Yang di hidangkan sebagai sarapan pagi /santai bersama minum kopi atau teh maupun teh susu atau “Chaa” yang biasa juga disebut di Malaysia namanya Teh Tarik.
.
ASAL USUL MARTABAK DARI LEBAKSIU
Pada sekitar awal tahun 1930-an, beberapa pemuda asal daerah lebaksiu kabupaten Tegal mengadu nasib dengan berjualan makanan atau mainan anak-anak pada setiap ada perayaan di kota-kota, seperti kota Semarang. Di kota inilah salah seorang pemuda yang bernama Ahmad bin Kyai Abdul Karim berkenalan dengan seorang pemuda berasal dari negeri India bernama Abdullah bin Hasan Almalibary.
Dari hasil persahabatan mereka, maka Abdullah diajaklah berkunjung ke kampung halaman Ahmad di desa Lebaksiu kidul kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal Jawa Tengah. Abdullah berkenalan dengan adik perempuan Ahmad yang bernama Masni binti Kyai Abdul Karim.
Kemudian Abdullah mempersunting Masni adik perempuan Ahmad pada tahun 1935. Abdullah atau biasa disebut Tuan Duloh adalah seorang saudagar/pengusaha pada zaman itu. Salah satu keahlian Abdullah adalah membuat makanan yang terbuat dari adonan terigu yang bernama Martabak.
Didalam kisah perjalanan Abdullah ini, dari beberapa narasumber baik yang sudah meninggal maupun yang masih hidup diantaranya : Abdul Wahid bin Kyai Abdul Karim 85 tahun, Mawardi bin Kyai Abdul Karim 80 tahun, H. Abdul Kadir Bayasut 80 tahun (keturunan Arab), H. Katikaren Abdul Kadir 80 tahun (keturunan India), dan beberapa tokoh-tokoh lainnya membenarkan kisah tersebut diatas.
Adalah suatu kenyataan bahwa martabak yang dibuat oleh Abdullah, sangat berbeda dengan martabak yang aslinya dari India.
.
Susunan Bahan Dasar Martabak Telor.
Adonan tepung terigu yang dibentuk bulat sebesar telur ayam, kemudian dibanting, dilebarkan diatas kaca, marmer atau seng. Setelah membentuk lingkaran berdiameter kurang lebih 40 cm, kemudian diisi dengan campuran telur, sayuran, irisan-irisan kecil daging yang telah dimasak dengan bumbu-bumbu. Kemudian digoreng, dan kemudian bisa langsung dihidangkan tanpa kare kambing/gulai.
Dialah salah satu diantar pemuda-pemuda India yang berhasil membuat perubahan atau modifikasi Martabak dari aslinya. Menurut narasumber hal ini disesuaikan dengan cita rasa maupun kebiasaan masyarakat di Indonesia khususnya di Tanah Jawa yang pada umumnya gemar makan sayur-sayuran dan tidak terlalu suka mengkonsumsi daging berlebihan. Itulah yang menjadi alasan utama mengapa modifikasi martabak itu terjadi.
Sampai sekarang ini, jenis Martabak telor yang beredar hampir diseluruh pelosok Indonesia, adalah merupakan hasil modifikasi dari yang aslinya.
Martabak terang bulan/martabak manis. Konon menurut kisah disebut terang bulan, karena bentuknya bulat seperti bulan purnama. Martabak manis ini dibuat dengan bahan-bahan dasar adonan tepug terigu, gula, telor, dan lain-lain. Dan dicetak dengan cetakan piring seng dengan ukuran kurang lebih 20 cm dan dipasang tangkai pipa besi. Dipanggang dan digoyangkan diatas bara api, arang kayu, maupun kompor minyak. Sering martabak terang bulan ini disebut juga martabak “goyang”. Isi atau bumbu-bumbunya adalah olesan mentega/margarine, susu, selai pepaya, selai nanas, meises, kacang dan lain-lain.
Pada sekitar tahun 1950-an, terjadilah modifikasi baik bentuk maupun ukuran dan rasa martabak manis. Cetakannya terbuat dari besi cor / cor perunggu,cor kuningan dengan ukuran 18/20 cm, 20/22 cm, 22/24 cm, 24/26 cm, 26/28 cm, 28/30 cm. Dengan isi atau bumbu-bumbunya adalah susu, kacang, keju, meises, wijen, kismis, durian, dan lain sebagainya.
Keahlian Abdullah diajarkan kepada kerabat dekat istrinya maupun tetangga-tetangganya. Tercatatlah nama-nama sebagai berikut :
  1. Ahmad bin Kyai Abdul Karim (Alm)
  2. Abdul Manaf bin Kyai Abdul Karim (Alm)
  3. Abdul Wahid bin Kyai Abdul Karim
  4. Mawardi bin Kyai Abdul Karim
  5. Rifai bin Kyai Abdul Karim (Alm)
  6. Djari (Haji Umar) bin Haji Mas’ud (Alm)
  7. Maktub bin Haji Mas’ud (Alm)
  8. Dja’i bin Haji Sueb (Alm)
  9. Ali bin Haji Sueb (Alm)
  10. Rumli bi Sanadi (Alm)
  11. Tamyid
  12. Tuwuh
Dan masih banyak lagi nama-nama yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Ini adalah merupakan generasi kedua setelah Abdullah.
Abdullah bersama mereka-merekalah yang memperkenalkan martabak pada setiap ada keramaian di pasar-pasar malam di kota-kota besar khususnya di pulau jawa. Keramaian-keramaian seperti Sekatenan di Jogjakarta, Dugderan di Semarang, Mauludan di Cirebon-Trusmi, dan pasar malam di pabrik-pabrik tebu pada perayaan permulaan giling (metik).
Bisnis-bisnis Abdullah yang ditekuninya sekitar tahun 1935 – 1955 antara lain : “Rumah Makan India Moslem” di Slawi, “Meubeler” di Lebaksiu dan pengelola dibeberapa pasar malam.
Tersebutlah nama-nama rekan-rekan Abdullah senegara dari India pada kurun waktu antara 1930 – 1960 adalah :
  1. Tuan Hasan di Semarang
  2. Tuan Muhammad di Yogya
  3. Tuan Haji Sayeed Ali di Jakarta
  4. Tuan Salam di Jakarta
  5. dan masih banyak nama-nama lain.
Ketika rekan-rekan Abdullah memilih tinggal di kota-kota besar, tidak demikian halnya dengan Abdullah yang memilih tinggal di salah satu kampung bernama Lebaksiu Kidul Kab. Tegal yang berjarak sekitar 21 km arah selatan kota Tegal bersama isteri dan anak-anaknya.
Perkembangan Martabak di Indonesia pada kurun waktu sekitar 1950 – 1990, tercatatlah nama-nama tokoh sebagai berikut :
Tegal : Dja’i bin Haji Sueb, Haji Urip, Haji Abdur Rohim, Sumyad, Muhidin, Gendon, Masan, Dahlan, dan rekan-rekan.
Jakarta : Rumli bin Sanadi, Mahsud, Mali, Tabud, Matlab, Haji Hambali, Muanas, Haji Tobroni, Luri, Muri, Tarmudi, Usup, Hudi, H. Muripin, H. Tabri, H. Nur Abdullah Hasan, Umar Hanafi, H. Toni Dartam, Dakyani, dan rekan-rekan.
Bogor : Rifai, Mawardi, Abdul Wahid, Abdul Gofur, Maskam, Haji Umar Sahir, dan rekan-rekan.
Bandung : Dasir, Mukdi, Salim, Haji Mahun, dan rekan-rekan
Cianjur : Haji Surur, Makbul Tamyid, dan rekan-rekan.
Yogya : Keluarga Besar Tuan Muhammad, Haji Muhammad Abdullah, Suud, Haji Bahroni, dan rekan-rekan.
Makasar : Haji Imam Abdul Manaf, Mashur Dja’i, Muhidin, Tori Dannya, Haji Muanas Maad, H. Wartono, H. Jurani, dan rekan-rekan.
Manado : Haji Susalit, Matlub, Haji Bedi, Warno, Haji Suyatno, Narto, dan rekan-rekan.
Pontianak : Haji Abdul Kadir Ali, Bambang Wage, Tori, dan rekan-rekan.
Singkawang : Haji Jeni Saleh, dan rekan-rekan.
Banjarmasin : Haji Muta’alim, Paluruni Tori, H. Bedi, Sunarto, dan rekan-rekan.
Semarang : Keluarga Besar Tuan Hasan, dan rekan-rekan.
Palembang : Keluarga Besar Tuan Haji Abdul Rozak (HAR) dan rekan-rekan
Bekasi : Makmur Darnya, Otong, Anwar, H. Saehudin, Saepudin, dan rekan-rekan
Kuningan : H. Midi, dan rekan-rekan
Tangerang : H. Tris, Heriyanto Dja’i, Muhammad Abdul Bayasut, Wahyu Patehi dan rekan-rekan
Sampit : Rozak Bayasut, Abdullah Bayasut, Yazid Bayasut, dan rekan-rekan.
Bontang : Haji Muhammad, Untung, H. Sunarto, Saepu Torik, dan rekan-rekan.
Jayapura : Haji Juremi, Haji Waud Umar, Haji Tono Umar, dan rekan-rekan.
Mataram : Haji Sahuri, Agus, dan rekan-rekan.
Denpasar : Haji Mashur Dakup, H. Toni, Luruh, Patehi, dan rekan-rekan.
Kupang : Ruslan Sanusi, dan rekan-rekan
Tasikmalaya : Djubaidi Ali, Balhi, Maksudi, Sungib, Sopi, dan rekan-rekan
Pekanbaru : H. Isro, dan rekan-rekan
Bukittinggi (Sumbar) : Harar, dan rekan-rekan
Itulah generasi kedua dan ketiga, pada generasi keempat, sekarang telah menyebar keseluruh pelosok Indonesia. Menu dagangannya pun tidak hanya martabak saja namun beberapa jajanan yang lain, antara lain : donat, onde-onde, pukis, pisang goreng, gandasturi, tahu goreng, ayam goreng, dan aneka macam makanan dan jajanan.
Untuk luar negeri seperti Jeddah, Saudi Arabia, para tokoh-tokohnya adalah : Haji Adnan Sowi, Haji Kana, Haji Mustakin, Haji Agus Warto, Haji Zainudin bin Ahmad, Haji Syaiful Bahri, Haji Humaedi, dan rekan-rekan lainnya.
Tokoh-tokoh wanita (Srikandi) Lebakksiu:
  1. Ibu Saimah Marjen
  2. Ibu Hajjah Mary Wahid

Namun demikian sejarah martabak Lebaksiu dapat berkembang pesat seperti sekarang ini tidak terlepas dari dukungan moril maupun materil dari tokoh-tokoh Lebaksiu non martabak seperti:
  1. Tabri (Mantan Lurah Lebaksiu Lor)
  2. H. Ikna Tjokroharsono
  3. H. Bahrun (Mantan Lurah Lebaksiu Lor)
  4. KH. Samlawi (Mantan Lurah Lebaksiu Kidul)
  5. KH.Mafhud Thoha
  6. Kamali rusbad (PLN)
  7. Bang Ahmad (Mantan Lurah Kajen)
  8. H. DJubaidi Ahmad Baedowi (PLN)
  9. Drs. H. imam Sofwan
  10. Drs. Kaprawi
  11. Pandi (Gang Tongkang) Jakarta
  12. Drs. H. Bachruddin Nasori, Msi
  13. H. Ali DJured
  14. Khozin Tamjid
  15. H. Abdul Malik Tamjid
  16. Ir. H. Ismaun Tjokroharsono
  17. Marjono (Yon Kav)
Hasil kunjungan penulis di sebagian kota-kota besar di Amerika, Eropa, Afrika, Asia dan Australia tidak ditemukan jenis Martabak Lebaksiu seperti yang sudah diutarakan diatas.
Abdullah bin Hasan Almalibary lahir di daerah Payoli, Distric Meladi, “Kerala State South of India” pada tahun 1901.
Meninggal dunia pada 1956 dan dimakamkan di desa Lebaksiu Kidul kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal Jawa Tengah. Meninggalkan seorang isteri dua anak laki dan dua anak perempuan.
Isterinya bernama Masni ( Hajjah Hasanah Masni ) binti Kyai Abdul Karim, lahir di Lebaksiu Kidul tahun 1918 dan meninggal dunia pada tahun 2000.
Apabila ilmu membuat martabak adalah sebuah ilmu yang bermanfaat ( Al IlmuNafi ) dan berguna bagi kemaslahatan umat, maka dengan mengharap ridho Allah Subhanahu wata’ala semoga Abdullah bin Hasan Almalibary beserta pengikut-pengikutnya diterima amal ibadahnya dan diampuni dosa-dosanya. Amin.

Pantai Alam Indah (PAI)

Juli 18, 2007
Pantai Alam Indah (PAI) merupakan obyek wisata alam, yang didukung dengan keberadaan 32 hotel berbintang dan melati dengan kapasitas 442 kamar. Keberadaan PAI ini juga didukung fasilitas-fasilitas rekreasi lainnya seperti kolam renang, taman poci dan beberapa atraksi budaya lainnya. paiPantai Alam Indah merupakan kawasan pantai yang dalam konsepnya akan dijadikan kawasan wisata terpadu. Kolam renang, museum oceanografi, lapangan seni budaya, arena permainan anak, lokasi perkemahan, hotel, restoran, toko souvenir merupakan beberapa fasilitas penunjang yang nantinya akan dibangun sesuai dengan Master Plan kawasan Pantai Alam Indah.
Saat ini, sebagian besar fasilitas tersebut belum dapat terpenuhi, namun demikian hal tersebut tidak begitu mempengaruhi minat masyarakat untuk berkunjung ke PAI, karena hampir setiap harinya pantai ini selalu dipenuhi oleh pengunjung dari berbagai usia. Selain untuk berekreasi, biasanya ditempat ini sering diadakan perkumpulan seperti wushu, olahraga bagi lansia dll. Di PAI ini juga sering digelar acara dangdut yang dimeriahkan oleh artis lokal maupun ibukota.

Bendungan Waduk Cacaban

Juli 18, 2007
Merupakan salah satu bendungan/waduk yang dibangun setelah Indonesia merdeka, yamg diresmikan oleh Bapak Presiden I pada tahun 1952. Tempat ini tidak jauh dari Slawi +- 9 km ke arah timur tepatnya desa Karanganyar Kecamatan Kedungbanteng, sehingga dapat dijadikan salah satu altrnatif tempat wisata terdekat. Wisatawan dapat menikmati suasana santai, dengan memancing ikan, jalan-jalan diatas bendungan ataupun dapat mengelilingi waduk dengan kapal motor.

Shopping Di Mal

Juli 18, 2007
1 . Rita Mall (Terbesar Di Tegal)
2 . Pasifik Mall (Mall dengan gaya Bahari yang sangat menawan)
3 . Dedy Jaya Mall (Mallnya Bus Dedy Jaya)
4 . Marina Plasa Mall (Mbahnya Mall di Tegal yang kini mulai Udzur)
5 . Banjaran Permai Mall (Mall yang saingan sama Pasar Tradisional)

Hotel Penginapan

Juli 18, 2007
1 Hotel Taguya
  Fasilitas : Air Condition, Hot & Cold Water, Bath Tub, TV With Parabolic System, Refrigenerator, Driving range (Golf)
Jl. Raya Tegal – Semarang Km. 7 Tegal Telp. (0283) 355213, 355214, 355243 Fax. (0283) 355213
2 Hotel Lestari
  Fasilitas : TV, Music
Jl. Raya Maribaya Kramat, Kabupaten Tegal
3 Hotel Salero
  Fasilitas : Kamar AC, Ekonomi
Jl. Raya Kramat No. 5 Kabupaten Tegal
Telp. (0283) 352250
4 Hotel Paramita
  Fasilitas : Karaoke, Hiburan Musik dan Tari
Jl. Raya Maribaya Kramat, Kabupaten tegal
Telp. (0283) 352253
  Jl. Raya Dampyak Km 4 Tegal – Semarang
Telp. (0283) 3568916
  Fasilitas : TV, Music
Jl. Raya Maribaya Kramat, Kabupaten Tegal
  Fasilitas : TV, Music
Jl. Raya Maribaya Kramat, Kabupaten Tegal
  Fasilitas : AC, Air Panas & Dingin, Parabola, TV
Jl. Jenderal A. Yani, Procot – Slawi
Telp. (0283) 491146
   
HOTEL/VILLA DI LOKASI OBJEK WISATA GUCI
  Fasilitas : Kolam Air Panas, TV, Parabola, Laser Disc, Lapanga Tenis, Kolam Pancing
Telp. (0283) 352770, 352777
  Fasilitas : Air Panas, TV, Parabola
Telp. (0283) 352236
  Fasilitas : Air Panas, TV, Parabola
Telp. (0283) 52249
  Fasilitas : Air Panas, TV
  Fasilitas : Air Panas, TV
  Fasilitas : Air Panas, TV
  Fasilitas : Air Panas, TV, Parabola, Gedung Pertemuan
Telp. (0283) 352229, 352232

Guci

Juni 1, 2007
Semua orang tegal pasti tahu Guci.Sebuah Obyek Wisata Di Kaki Gunung Slamet.Sebuah Objek Wisata Berupa Pemandian Air Panas yang sangat terkenal di Tegal.
Di Guci ada sekitar 10 air terjun yang terdapat di daerah Guci. Di bagian atas pemandian umum pancuran 13, agak jauh sekitar satu kilometer, terdapat air terjun dengan air dingin bernama Air Terjun Jedor. Dinamai begitu karena dulu tempat di sekitar air terjun setinggi 15 meter itu adalah milik seorang Lurah yang bernama Lurah Jedor. Sambil jalan-jalan menikmati pemandangan pepohonan pinus, Anda dapat merasakan kesejukan daerah ini.
Kalau Anda capai dan merasa tidak berminat untuk jalan-jalan, Anda dapat menyewa kuda untuk berkeliling dan melihat air terjun. Cukup dengan uang Rp 15.000 Anda dapat menikmati pemandangan tanpa merasa lelah dan sekaligus bisa belajar menunggang kuda.
Objek wisata ini biasanya ramai dikunjungi pada malam Jumat Kliwon. Banyak orang yang ngalap berkah. Konon, kalau mandi pada jam dua belas malam dengan memohon sesuatu, permohonan apapun akan dikabulkan. Kepercayaan ini sudah turun-temurun.
Bila Anda ingin merasa puas berkeliling di area wisata seluas sekitar 210 hektar ini, Anda dapat menginap di daerah ini selama beberapa hari. Ada banyak penginapan di sini, dari kelas melati sampai berbintang. Dan jangan lupa untuk membawa oleh-oleh kalau pulang. Di sini Anda membeli sayuran segar dengan harga murah seperti wortel, kol, slada air, tomat, sawi, buah pisang dan alpukat. Atau makanan kecil khasnya; sate manisan ceremai.
Cobalah, dan Anda akan merasakan kesegaran dan keindahan berlibur. Objek wisata ini terletak di kaki Gunung Slamet bagian utara dengan ketinggian kurang lebih 1.050 meter dari kota Slawi sekitar 30 km atau dari kota Tegal berjarak tempuh sekitar 40 km ke arah selatan. Di tempat wisata ini telah tersedia berbagai macam fasilitas seperti penginapan, wisata hutan (wana wisata), kolam renang air panas, lapangan tennis, lapangan sepak bola, dan bumi perkemahan.
Guci mudah dijangkau. Dari Slawi Anda bisa naik mini bus jurusan Bumi Jawa dengan ongkos Rp 5.000. Setelah sekitar tiga puluh menit, Anda berhenti di Desa Tuwel. Di situ banyak kendaraan bak terbuka menunggu penumpang menuju Guci. Anda cukup membayar kendaraan itu dengan Rp 5.000 saja. Tigapuluh menit Anda akan sampai tempat wisata yang sungguh menarik ini.

Sugeng Rawuh

Juni 1, 2007
Selamat datang di Blog Tegal.Kota Bahari,Kota asal warteg,kota para inyong and Jepang Jawa yang selalu terkenang sepanjang masa.Tegal adalah sebuah Kota kecil di Jawa Tengah.Web Blog Ini akan becerita sedikit tentang Tegal.Kontribusi anda yang merasa orang Tegal.Kami pelukan disini.Terima Kasih.Matur Nuwun

Makanan Khas Tegal Laka-laka....

Kalau lewat jalur pantura...jangan lupa mampir Kota Tegal yach....
wisata kuliner di kota ini g kalah asyik lho dengan tempat-tempat yang lain...

Makanan khas Kota Tegal dikenal dengan Tahu aci dan pilus.


Ada lagi sajian rakyat lain di Tegal yang sangat populer, yaitu Kupat Glabed. Kupat glabed adalah ketupat yang dimakan dengan kuah kuning kental (ketupat dari beras yang diberi kuah kental dan dimakan bersma sate kerang) Glabed sendiri sebenarnya berasal dari ucapan orang Tegal bila mengekspresikan kuah yang kental ini. Glabed-glabed! etupatnya dipotong-potong, dibubuhi tempe goreng, dan disiram dengan kuah glabed. Tambahkan sambal bila ingin citarasa pedas. Topping-nya adalah kerupuk mi yang terbuat dari tepung singkong dan taburan bawang goreng. Sebagai lauknya, Kupat Glabed selalu didampingi dengan sate ayam atau sate kerang atau sate blengong.

Anda dapat mencarinya di alun-alun tegal, kawasan perumahan di dekat Sawah Pari, atau di Jl. Hang Tuah Barat. disitu berjejer penjual kupat...tinggal pilih





Makanan khas lain yaitu Soto Tegal (memakai tauge dan tauco dengan campuran daging ayam, sapi atau jeroan babat



Minuman yang terkenal yaitu teh poci khas Tegal (teh yang diseduh air panas di dalam wadah poci terbuat dari tanah liat dan untuk pemanisnya diberi gula batu.



Sate Kambing Tegal juga cukup banyak disukai oleh masyarakat hingga diluar Tegal. Sate Kambing Tegal terbuat dari daging kambing muda biasanya berumur di bawah lima bulan (balibul)yang sangat empuk dan beraroma khas karena tidak terlalu banyak olesan bumbu pada saat membakarnya. Disajikan dengan kecap manis, irisan bawang merah, tonmat dan cabe rawit. Sangat lazim dihidangkan bersama teh poci gula batu.

Yang membedakan sate Tegal dengan sate daerah lainnya yaitu potongan daging yang relatif lebih besar dibandingkan dengan sate dari daerah lain. Dagingnya dipilih dari daging kambing dan domba yang masih muda, sehingga menghasilkan sate yang sangat empuk.



Beberapa penganan kecil yang saat ini sudah agak langka adalah Glothak (semacam bubur terbuat dari gembus/dage dengan kuah kaldu dan cabai hijau). Makanan semacam ini biasanya banyak dijual saat bulan ramadhan. Ada juga kupat bongko,
rujak kangkung, bubur blohok dan rujak uleg.

Daftar Obyek Wisata Alam

TAWANGMANGU

Tawangmangu yang terletak di Karanganyar merupakan tempat wisata alam yang asri di lereng Gunung Lawu. Keindahan alam berpadu dengan kesejukan udaranya membuat tempat ini banyak dikunjungi wisatawan. Beberapa tempat yang sangat pantas dijadikan tujuan wisata di kawasan ini maupun sekitarnya antara lain Grojogan Sewu (air terjun alami), Cemara Sewu perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur), kawasan perbukitan Tlagadlingo, taman hiburan, Pasar Tradisional Tawangmangu, bumi perkemahan dan kebun bunga.

- Grojogan Sewu : terletak pada ketinggian 1.100 meter di atas permukaan air laut, memiliki keindahan yang menakjubkan untuk dinikmati wisatawan.Panorama air terjun alami setinggi 81 meter ini berada di tengah hutan lindung yang didiami oleh satwa kera yang jinak, arealnya sangat luas dan sejuk, lengkap dengan fasilitas rekreasi keluarga seperti kolam renang dengan sirkulasi air alami, arena perkemahan, taman rekreasi, kios souvenir, rumah makan dan berbagai kopel peristirahatan.
TAMAN SATWA TARU JURUG

Taman Satwa Taru Jurug (TSTW) atau lebih dikenal Taman Jurug terletak di pinggir kota Solo dekat Sungai Bengawan Solo, selain dikunjungi banyak orang tempat wisata ini juga seringkali dipakai untuk merayakan acara adat Solo. Acara adat solo yang sering diselenggarakan disini misalnya acara Syawalan yang puncaknya ditandai dengan Larung Ageng Gethek Joko Tingkir. Ribuan warga Solo dan sekitarnya memadati TSTJ dan seputaran Sungai Bengawan Solo yang digunakan sebagai tempat pelarungan. Prosesi yang menceritakan tentang kisah perjalanan Joko Tingkir menuju Demak itu dilakukan di aliran Bengawan Solo, mulai dari Pesanggrahan Langenharjo Grogol, Sukoharjo menuju Butuh Sragen, dengan berhenti dahulu di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo. Pelaksanaan prosesi budaya tersebut mendapat animo sangat besar dari masyarakat Solo. Ini terlihat dari ribuan anggota masyarakat yang berjubel di sepanjang aliran Bengawan Solo yang dilewati oleh arak-arakan prosesi tersebut.
Kemuning

Selama perjalanan dari candi Sukuh ke candi Ceto wisatawan akan melalui keindahan hamparan hijau kebun teh yang berbukit-bukit. Didukung dengan fasilitas jalan aspal yang berkelok-kelok di lereng gunung Lawu, serasa berpetualang di alam bebas dengan hawa yang sejuk dan segar berada sekitar 910m dia atas permukaan laut. Terletak di desa Kemuning, kec. Ngargoyoso, kab. Karanganyar. Perkebunan teh ini dikelola oleh PT. Kemuning Agrotourism, 38 km dari kota Solo.
Selo (Di gunung Merapi-Merbabu)
Jika anda melakukan perjalanan antara Magelang, Selo dan Boyolali maka anda akan menyaksikan keindahan alam sekitar lereng lereng Merapi-Merbabu dan juga puncak Gunung Merapi yang dapat dilihat dari Pusat Observasi Gunung Berapi di desa Jrakah, Selo. Bagi anda yang menyukai hobi memancing, silakan mengunjungi Tlatar, sebuah obyek wisata pemancingan di kota Boyolali.
Gua Ngantap (Wonogiri)
Gua Ngantap adalah salah satu gua yang terdapat di kelurahan Bayemharjo, kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Gua ini adalah salah satu gua tujuan wisatawan di Kabupaten Wonogiri selain gua Platar. Formasi stalagtit dan stalagmit terdapat di dalam gua ini.
Waduk Gajahmungkur Wonogiri

Terletak 35 km ke selatan dari arah Solo, perairan danau buatan ini menelah wilayah seluas kurang lebih 7 kecamatan. Mulai dibangun di akhir tahun 70-an dan mulai beroperasi pada tahun 1978. Bekas penduduk yang tergusur perairan waduk di pindahkan dengan transmigrasi Bedhol Deso ke Sitiung, wilayah Provinsi Lampung. Merupakan salah satu obyek wisata andalan Wonogiri yang letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota Wonogiri. Waduk seluas 83 km persgi ini digunakan untuk menampung luapan air hujan setiap tahunnya dan juga sebagai sumber untuk mengairi sawah. Pemandangan alam yang indah di sekitar waduk berimbas pada banyaknya rumah makan yang menyajikan pemandangan menarik disekitar waduk. Terdapat rekreasi air di lokasi ini seperti memancing, jet ski, wisata`perahu, papan luncur dan terdapat pula bukit yang oleh warga Wonogiri disebut “Bukit Hollywood”.
Cagar Alam Danalaya (Wonogiri)
Cagar Alam Danalaya terletak di kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Obyek wisata cagar alam ini merupakan hutan jati. Kayu jati di hutan ini khusus diperuntukkan untuk membangun istana raja Surakarta. Apabila Raja Surakarta membutuhkan kayu jati untuk membangun atau memperbaiki kraton, maka diambilah kayu dari hutan jati Danalaya ini. Obyek wisata ini banyak dikunjungi oleh wisatawan yang mempunyai latar belakang minat khusus atau pecinta alam.
Gunung Lawu
Gunung Lawu adalah sebuah gunung yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia. Gunung ini mempunyai ketinggian setinggi 3.245 m. Gunung Lawu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous. Gunung ini terletak di antara kota Surakarta dan Madiun dan berada persis di antara perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Tlatar (Boyolali)
Terletak di Boyolali dan merupakan tempat wisata berupa mata air yang dikelola sedemikian rupa sehingaa menjadi tempat wisata air (sekitar 7 km arah utara kota Boyolali). Tlatar memiliki keunggulan dimana lokasinya masih sangat luas dan memiliki beberapa pilihan kolam renang berikut tempat bagi para pemancing.
Pengging (Boyolali)
Merupakan tempat wisata air seperti di Tlatar (sekitar 7 km arah utara kota Boyolali). Penging memiliki keunggulan dimana dulunya merupakan tempat mandi keluarga Kasunanan Surakarta . Sehingga disekitar Pengging ini pun masih dapat ditemukan bangunan-bangunan kuno milik Kasunanan Surakarta. Juga terdapat makam salah seorang pujangga Keraton yaitu Raden Ngabehi Yosodipuro.
Gua Gong
Dengan keunikan hiasan dinding dan efek stalagtitnya yang fenomenal, gua Gong berada pada sekitar 256 meter di bawah permukaan laut. Terdiri dari duabelas bilik gua serta tujuh sumber mata air alami, gua Gong dapat ditempuh dengan transportasi darat kira-kira 7 km dari pasar Punung-Pacitan (70 km arah tenggara Solo). Masyarakat sekitar meyakini bahwa pada hari-hari tertentu (biasanya hari Jumat), gua tersebut mengeluarkan suara seperti gong ditabuh dalam irama musik Jaranan yang konon masih bisa didengarkan sampai sekarang. Alasan inilah yang melahirkan pemberian nama gua Gong.
Girimanik (Wonogiri)
Girimanik merupakan kawasan wisata alam yang berudara sejuk dengan panorama alam yang sangat indah. Di kawasan wisata ini terdapat tiga buah air terjun yang dinamakan Air Terjun Manik Moyo, Tinjo Moyo, serta Condromoyo. Air Terjun Manik Moyo mempunyi ketinggian 70 meter sedangkan Air Terjun Tinjo Moyo mempunyai ketinggian 30 meter. Tidak jauh dari Air Terjun Manik Moyo terdapat sebuah tempat sakral peninggalan atau petilasan Raden Mas Said yang dikenal dengan nama Batu Resi. Daerah wisata ini berlokasi di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri yang berjarak dari pusat kota sekitar 40 km.
Pantai Sembukan (Wonogiri)
Pantai Sembukan adalah sebuah pantai di Desa Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Indonesia. Pantai ini merupakan salah satu tujuan wisata di Wonogiri.
Obyek Wisata ritual Sembukan merupakan salah satu obyek wisata ritual di Kabupaten Wonogiri yang mempunyai beberapa sarana ibadah antara lain masjid, paseban dan sanggar. Menurut mitos, obyek wisata ritual pantai Sembukan ini merupakan pintu gerbang ke-13 kerajaan Ratu Kidul. Gerbang ini digunakan untuk lewat Kanjeng Ratu Kidul saat menghadiri pertemuan dengan Raja-raja Kasunanan Surakarta (Paku Buwono).
Setiap setahun sekali diadakan selamatan (Larung Ageng) baik oleh Kraton Surakarta, Pemkab Wonogiri maupun masyarakat desa Paranggupito. Event ini sangat menarik dan selalu mendatangkan wisatawan yang cukup banyak. Obyek wisata ini masuk wilayah Desa Paranggupito. Untuk menuju lokasi tersebut memerlukan waktu perjalanan kira-kira 2 jam dengan kendaraan bermotor.
Sendang Siwani (Wonogiri)
Sendang Siwani merupakan petilasan Raden Mas Said (KGPAA Mangkunagara I) saat melakukan gerilya melawan VOC serta pihak Mataram yang saat itu berada di pihak VOC. Konon di sendang (’sendang’ dalam bahasa Jawa berarti kolam atau danau kecil) inilah Raden Mas Said mendapatkan petunjuk dari Yang Mahakuasa mengenai strategi untuk meraih kemenangan dalam perang melawan penjajah.
Dalam perkembangan waktu, berkembang mitos atas tempat ini yang menyatakan bahwa orang yang melakukan tirakat/meditasi di tempat ini akan terkabul permohonannya. Sampai sekarang tempat ini menjadi salah satu tujuan wisata ritual di Kabupaten Wonogiri.
Gua Putri Kencono (Wonogiri)
Gua Putri Kencono adalah suatu gua yang terletak ±30 km sebelah selatan Kota Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Kahyangan (Wonogiri)
Sesampai di Kahyangan, pengunjung akan mendapati goa yang terletak di atas kedung. Konon, tempat itu sebagai tempat bersemedinya Danang Suto Wijoyo, atau yang dikenal dengan Panembahan Senopati, raja pertama kerajaan Mataram Islam. Selain itu, terdapat pula air terjun, dan puncak Kahyangan yang konon merupakan tempat di mana Sutowijoyo menemuai Kanjeng Ratu Kidul, sehingga bagi yang percaya tahyul, dilarang memakai baju yang berwarna hijau.
Tempat itu sangat ramai di malam menjelang pergantian tahun Jawa (bulan Suro). Banyak pendatang dari luar daerah, terutama dari daerah Yogyakarta, untuk bertirakatan di sana. Di hari-hari biasa, terutama malam Jum’at Kliwon, biasanya banyak dikunjungi orang-orang dari luar daerah, yang mengadakan syukuran atas keberhasilan yang telah dicapai di tempat perantaunnya, dengan mengundang warga sekitar.

BISNIS TELUR ASIN RENDAH KHOLESTROL, EKSPORT KE MALAYSIA

Berulangkali Ambar  sahabat saya harus kecewa karena seringkali kali menawarkan dagangan telur asinnya yang rasa udang dan dikenal sangat enak..ditolak pelanggannya karena alasan kesehatan.
“Maaf, sekarang saya nggak mau lagi makan telur bu”
”Lho biasanya ibu memborong telur saya, apa telur saya ada yang bermasalah?”
”Telur ibu sih nggak ada masalah tetapi badan saya yang bermasalah.Gara-gara keenakan makan telur kholestrol saya melejit tinggi. Dokter melarang saya makan telur dan makanan yang berlemak. Coba ibu bikin telur yang rendah kholestrol,pasti saya borong ”.
Ide membuat telur rendah kholestrol
Penolakan sebagian pelanggannya karena alasan kesehatan membuat Ambar ibu tiga anak ini terus merenung dan berusaha mencari solusi pemecahannya. Bagaimana caranya membuat telur rendah kholestrol. Pada umumnya telur bebek mengandung kholestrol cukup tinggi (100). Ambar ingin agar dagangan telurnya bisa tetap enak tetapi aman bagi kesehatan.
“Wah kalau saya bisa membuat telur asin rendah kholestrol dan rendah lemak pasti bisa jadi daya tarik pembeli, bagaimana caranya”. “Tiba-tiba saja idenya muncul “tuing”. Dia belajar dari sahabatnya yang memproduksi obat herbal dan bertanya herbal apa yang bisa mengobati kholestrol.
“Bisa menggunakan daun salam,akar alang-alang, teh hijau dan harus diet”, jelas sahabatnya yang ahli herbal. Akhirnya Ambar berinovasi dan membuat eksperimen proses pembuatan telurnya ditambahkan rebusan daun salam dan akar alang-alang.
dicampur tanah liat dan garam untuk membungkus telur-telurnya.
Tidak cukup sampai disitu, dia lalu membawa telur hasil eksperimennya ke laboratorium kesehatanmasyarakat IPB Bogor untuk mengetahui kandungan lemak dan kholestrolnya. Meski harus mengeluarkan modal tidak sedikit namun feelingnya mengatakan hasil penelitiannya akan menjadi kunci keberhasilan.Telur asin hasil karyanya akan menjadi telur yang unik sekaligus menarik.Ternyata kesimpulan hasil penelitiannya benar-benar fantastic. Kalau telur biasa kandungan kholestrolnya sampai 100 kini tinggal 4 dan kandungan lemaknya turun cukup signifikan. Lemak telur biasa pada umumnya 13,6 bisa ditekan jadi 5,24. Keistimewaan lain telur hasil produksinya adalah mengandung Omega 3 hingga 214,3 dan betakarotene mencapai 380. Setelah mengetahui hasil penelitian telurnya, keistimewaan telurnya selain memiliki cita rasa udang juga aman bagi penderita kholestrol. Dagangannya jadi laris manis.
Siapapun akan memilih makanan enak tapi aman bagi kesehatan.Kesaksian salah satu pelanggan barunya yang tinggal di Bandung pak Fauzi Rachmanto: ”Telur asinnya benar-benar uenak dan rasa asinnya pas banget. Anak saya begitu udah coba sekali makan langsung dua butir”. Saya biasanya kalau makan telur dibuang kuningnya karena takut kholestrol sekarang berani makan kuningnya karena tahu telurini rendah kholestrol.”
Bu Ambar yang mempunyai nama lengkap Ambar Turatminah berperawakan kecil mungil berusia setengah baya (53) ini patut diacungi jempol untuk semangatnya membangun usaha dan berbisnis. Meski sebelumnya pernah mengalami jatuh bangun dalam berusaha seperti ditipu atau dibohongi namun dia terus mencari upaya untuk bisa bangkit lagi. Ambar dipercaya teman dan tetangganya untuk memimpin kelompok tani Candi Jaya yang berlokasi di kelurahan Semper Timur, Jakarta Utara. Semula usaha yang ditekuni bersama kelompoknya adalah beternak telur burung puyuh dan beternak bebek. Karena wabah flu burung dan pelarangan beternak unggas di DKI th.2006 maka Ambar dan teman-temannya mengembangkan olahan telur asin dan jus aneka buah. Pengolahan produknya dikerjakan oleh beberapa anak remaja putus sekolah dan ibu-ibu rumah tangga yang tinggal didekat rumahnya. Ambar dengan sabar mengajarkan ketrampilan membuat telur asin dan jus buah. Selanjutnya dia mendelegasikan tugasnya ke temen-temen kelompok lalu berfokus kepada marketing door to door. Ambar memang lincah bergerak kesana kemari dan luwes dalam pergaulan sehingga dagangannya laris manis. Untuk meningkatkan wawasan dan ketrampilannya ,Ambar juga bergabung aktif di organisasi KTNA DKI Jaya,selain itu aktif juga di kegiatan PKK,Posyandu dan aktif juga di kelompok pengajian di lingkungannya..
Omset penjualannya makin hari makin meningkat terlihat dari peningkatan produksi. Kalau semula dalam sebulan produksinya hanya 200 butir perbulan kini per hari bisa 200 sampai 300 butir hingga perbulan mencapai 7 ribuan butir untuk memenuhi permintaan masyarakat termasuk berbagai restoran di wilayah DKI. Kadang kala produksinya menurun karena kelangkaan telur bebek yang berkualitas. Untuk menjaga ketersediaan bahan bakunya kini terus melakukan kerjasama dengan kelompok tani Karya Makmur Jakarta Timur pimpinan H.Djarkasih peternak bebek yang menghasilkan telur rasa udang. Makan telur bebek serasa makan udang. Hal ini dimungkinkan karena pakan bebeknya menggunakan bahan baku kepala udang dan kulitnya hasil limbah produsen makanan berbahan baku udang. Kelebihan telur asin rasa udang berhasil ditingkatkan nilai tambahnya dengan cara membuat telur asin rendah lemak dan kholestrol agar bisa dikonsumsi semua lapisan masyarakat tanpa kecuali. Kalau pada umumnya orang takut makan telur karena kholestrol kini ada solusi lain, bisa makan telur namun kholestrol tetap terjaga. Telur buatannya juga sangat baik dikonsumsi anak balita karena mengandung betakarotene sangat tinggi, terbukti dari hasil penelitian yang dilakukannya di laboratorium Kesehatan Masyarakat IPB Bogor.
Kendala utama yang dihadapi oleh Ambar adalah mempertahankan kualitas telur asin yang berkualitas karena keterbatasan dana dan SDM. Seringkali Ambar kebingungan kalau ada pesanan dalam jumlah besar. Kadangkala anggota kelompoknya kurang menyadari pentingnya menjaga kualitas. Sebagian anggota kurang teliti atau teledor tidak mengikuti prosedur pembuatan yang sudah digariskan.Makanya Ambar harus sering mengingatkan dan mengontrol sendiri secara ketat proses produksinya. Kadangkala ada saatnya kesulitan bahan baku karena produksi telur temannya sedang menurun akibat kelangkaan bahan pakan bebek. Kendala yang lain apabila ada anggotanya yang mempunyai masalah rumah tangga atau salah paham antar teman. Ambar dengan bijak harus turun tangan membantu mencarikan solusinya atau bertindak sebagai penengah. Kadang kala Ambar harus rela mengeluarkan uang pribadi untuk membantu anak-anak anggotanya yang kesulitan keuangan untuk menyekolahkan anaknya..
Kegiatan kelompok tani Candi Jaya dibawah pimpinan Ambar,selain membuat telur asin juga mempunyai usaha pembuatan jus aneka buah. Jus buah unggulannya adalah jus jambu biji merah yang sangat bermanfaat untuk penderita demam berdarah. Jusnya sering dipesan pasien-pasien dari berbagai rumah sakit karena keaslian bahan bakunya..
Subarkah suaminya dan anak-anaknya sangat mendukung kegiatan Ambar karena bisa membantu mencukupi kebutuhan rumah tangga. Bahkan dari hasil jerih payahnya ini bisa membiayai dana kebutuhan sekolah ketiga anaknya. Dua anaknya sudah lulus sarjana. Putrinya yang sulung berhasil lulus sarjana ekonomi S2 dan kini sudah mempunyai pekerjaan yang mapan. Anak kedua berhasil menjadi dokter berdinas di Pemda DKI dan kini memperdalam spesialis anak. Anak ketiganya masih kuliah.
Ambar terus bersemangat memajukan usahanya bersama temen-temen kelompok taninya, untuk go international. Pemda DKI Jakarta melalui suku dinas peternakan Jakarta Utara selalu memberikan bimbingan tehnis dan fasilitas promosi ke berbagai pameran baik diwilayah DKI maupun diluar kota. Bagi Ambar tiada hari tanpa belajar untuk semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat .. Impiannya bisa keliling Indonesia bahkan dunia berjualan telur asin rasa udang rendah kholestrol. Semoga.
.
Aning Harmanto.

CURUG SEWU



Curug Sewu atau air terjun seribu sejatinya merupakan obyek wisata air terjun bertingkat tiga dengan ketinggian sekitar 70 meter. Uniknya air dari curug ini tidak langsung jatuh ke bawah tetapi melewati undakan-undakan, sehingga menghadirkan pemandangan yang indah untuk dilihat.


Berlokasi di kecamatan Patean, Curug sewu dapat juga dari kota Semarang dengan jarak sekitar 50 km. Selain menikmati pemandangan air terjun, di tempat ini anda bisa menikmati pemandangan kota Kendal dari atas bukit Jambe, menikmati pemandangan batu yang berdiri yegak lurus setinggi 60 meter atau berkemah di tempat ini. Anda juga dapat mengunjungi danau biru / telaga biru, mencuci muka dengan air yang dipercaya dapat membuat awet muda di Tuk Lanang, mengunjungi Gua Linsang, Goa Gentong dan Goa Baladewa, atau menikmati fasilitas seperti kolam renang, jet coaster, kereta mini dan lain sebagainya. Fasilitas wisata di tempat ini dapat dikatakan cukup lengkap.

 
Candi Borobudur adalah salah satu objek peninggalan masa lampau terbaik di dunia, bahkan Borobudur pernah dinobatkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban yang ada di dunia. Candi Borobudur sejatinya merupakan kuil budha terbesar dan merupakan situs yang sering dikunjungi oleh wisatawan, baik domestik maupun luar negeri sampai saat ini. Keunikan bentuk candu Borobudur membuatnya tidak ada satupun bangunan masa lampau di dunia yang menyerupainya.

Berdasarkan catatan pada prasasti yang ditemukan, Borobudur dibangun antara abad ke-8 ketika Samaratungga (Raja dari Dinasti Syailendra) memerintah. Arti dari Borobudur itu sendiri dalam bahasa sansakerta ialah Biara di atas bukit. Borobudur dipenuhi dengan ornamen filosofis yang memuat filosofis dan budaya kehidupan pada masa lampau.
Untuk mencapai candi Burubudur, dari Yogyakarta anda bisa menggunakan jasa travel wisata yang banyak terdapat di sini dengan harga yang relatif terjangkau. Biasanya paket wisata candi Borobudur dikombinasi dengan objek-objek wisata lain, seperti candi prambanan. Beberapa travel juga menawarkan paket Borobudur Sunrise, pemandangan matahari terbit diantara kemegahan candi dan patung-patungnya menjadi pemandangan spektakuler yang tidak akan dapat anda lupakan.

Selain menggunakan travel, apabila anda ingin sedikit bertualang anda bisa mencoba menjangkau Borobudur dengan menggunakan kendaraan umum. Cobalah untuk berjalan kaki menuju terminal Jombor di Yogyakarta, lalu menaiki mini bus langsung ke terminal Borobudur, perjalanan selanjutnya ialah dengan menaiki becak sampai dengan pintu gerbang candi Borobudur.

Kuliner Indonesia
Pertumbuhan dan perkembangan bisnis kuliner di Indonesia dewasa ini sangatlah pesat, terbukti dengan menjamurnya gerai gerai makanan baik merek lokal maupun merek terkenal dari yang bentuknya jajanan ataupun sekelas restoran. Sebut saja Bakso, Soto, Rawon, Pecel, Lotek, Gado Gado, Bebek goreng, Bakmi Jawa, Gudeg, Nasi Goreng, Chinese Food yang mendominasi bisnis makanan siap saji dan tergolong makanan berat. Nah untuk kelas camilan atau snack anda pasti tahu yang namanya Bakpia dari Jogja yang biasa dibuat untuk makanan oleh oleh, lalu ada kripik Belut dari godean, Jamur goreng, lalu Tela Tela yang baru baru ini telah menjadi snack atau makanan favorit di Yogyakarta.


Apakah anda punya referensi kuliner yang menurut anda enak, sedap, dan maknyus untuk dikunjungi? Silahkan comment di akhir lensa ini.

Selamat berkuliner
Tempat Kuliner Di Yogyakarta
Mantabs dan direkomendasi untuk dikunjungi
Beberapa tempat yang banyak dikunjungi dan patut dicoba cita rasanya agar anda bisa bilang Mantabs, uueenaaaakkk, maknyus, ajiiiib, atau apapun istilah dalam menikmati dan menyantap kuliner anda.









GUDEG
GUDEG JOGJA
Gudeg adalah makanan daerah Yogyakarta dan Jawa tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.
Ada berbagai varian gudeg, antara lain:
* Gudeg kering, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh kental, jauh lebih kental daripada santan pada masakan padang.
* Gudeg basah, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh encer.
* Gudeg Solo, yaitu gudeg yang arehnya berwarna putih.
( wikipedia.org/wiki/gudeg )
Makanan yang satu ini tidak luput dari ciri khas kota YOgyakarta sebagai kota Gudeg, karena hampir di setiap sudut kota Yogyakarta pada malam atau pagi hari banyak orang berjualan gudeg. Ada beberapa Gudeg yang bisa menjadi referensi anda untuk makan malam.
Gudeg Bu Citro terletak dekat dengan Bandara Internasional Adisucipto.
Gudeg wijilan letaknya dekat plengkung Gading Alun Alun Utara Kraton Yogyakarta, disini banyak berjejer warung gudeg yang semua rata rata rame pengunjung.
Gudeg Batas Kota, biasanya buka mulai jam 9 malam sampai dini hari.
Gudeg Jl Solo kebanyakan buka saat toko toko sudah tutup, terletak sepanjang Jl urip Sumoharjo.
Gudeg Permata, terletak dekat jembatan Sayidan biasa buka di waktu sore sampai dini hari.
Gudeg BU HENDRO. Warungnya dapat ditemukan di jalan Hayam Wuruk, daerah Lempuyangan pada malam hari.
GUDEG YU DJUM, GUDEG YU GINUK, GUDEG BU AMAD ini hanya sebagian nama nama yang berada di lokasi utara kampus UGM, karena memang disini juga banyak sekali warung sejenis.
GUdeg Wirobrajan
Gudeg Tugu
Gudeg Gejayan yang letaknya berseberangan dengan Pom Bensin Gejayan
Gudeg perempatan Tajem yang terletak dekat dengan Stadion sepak Bola sleman
dan masih banyak lagi warung Gudeg yang belom bisa disebutkan satu persatu disini.

Ayam Goreng / Bakar
santapan Mantap saat lapar
Kalo yang satu ini semua pasti dah tau kan? yang namanya Ayam goreng? Banyak dijual di pinggir jalan baik lesehan, warung makan, bahkan restoran. Nah berikut daftar Ayam Favorit versi saya, kalo ada yang mau nambahin boleh kok di forum diskusi. ^_^
Yang pertama kita mulai dari Ayam Goreng Suharti, bertempat di tikungan jalan Babarsari setelah jembatan layang Janti.
Ayam Goreng Mbok Sabar sudah ada sejak lama, yang rame di Jl Jagalan
Ayam Goreng Ninit yang mempunyai ciri khas sambel encernya di Jl. Simanjuntak
Ayam Goreng Joko di daerah Pogung, kecil tempatnya tapi berjubel pengunjungnya.
Ayam Goreng Pak kromo yang sudah banyak cabang di Jogja, ciri khas di ayam kampungnya.
Ayam Goreng Bu Bayan daerah Babarsari timur kampus UPN
Ayam Goreng Moci, juga berada di daerah Babarsari Tambakbayan, punya khas di berbagai menu sambelnya yang bikin megap megap.Nyuss
Ayam Goreng Punchick di pinggir ringroad utara timur Centro Billyard.
Ayam Goreng Taliwang, di timur rumah Sakit Bethesda.

Bakso ( dan mie ayam )

Penggemar makanan ini tentu punya selera dan tempat favorit masing masing, nah kita share disini nih, bakso mana aja yang enak di Jogja.

Bakso Pak Narto lokasi di Gejayan, Condongcatur dan beberapa lagi di kota Yogya.(****)
Bakso Kauman, dekat perempatan Kauman - Gggerjen,
Bakso Bawor samirono, ada yang di purwomartani juga
Bakso Cak Mahmud, Jl. Kusumanegara(***)
Bakso Cak Karno, Pugeran Jokteng Kulon
Bakso urat Pak Brewok, Jl. AM Sangaji(***)
Bakso Urat Pak Tembong, Jl. Juminahan, jagalan(***)
Bakso Kepala Sapi, ini adalah salah satu merek yang diwaralabakan dengan jumlah gerai sekitar 400 buah
Bakso Super, depan RS Lokapala Babarsari
Bakso Jepang Kalasan
Bakso Pak Sidan, perempatan Tajem Maguwoharjo
Bakso Bakar Malang, Jl. Prof. Yohanes
ada lagi? tambahin di forum diskusi ya?

Soto
Asal usul soto dan penyebarannya
Menurut Dennys Lombard (Nusa Jawa: Silang Budaya), jelas ditulis dibuku tersebut asal mula Soto adalah makanan Cina bernama Caudo, pertama kali populer di wilayah Semarang. Dari Caudo lambat laun menjadi Soto, klop bukan? Orang Makassar menyebutnya Coto, dan orang Pekalongan menyebutnya Tauto.


Makanan yang asalnya juga khas Cina ini telah menjadi bagian dari makanan masyarakat Indonesia. Dengan menyesuaikan olahan bumbu agar pas dengan lidah orang Indonesia, lahirlah kemudian Soto Semarang, Soto Kudus, Soto Madura, Soto Bangkong, dan sebagainya.

Antropolog dari Universitas Gadjah Mada, Dr Lono Simatupang, menurut dia, soto merupakan campuran dari berbagai macam tradisi. Di dalamnya ada pengaruh lokal dan budaya lain. Mi atau soun pada soto, misalnya, berasal dari tradisi China. China-lah yang memiliki teknologi membuat mi dan soun, ujarnya.

Soto juga kemungkinan mendapat pengaruh dari budaya India. Ada beberapa soto yang menggunakan kunyit. Ini seperti kari dari India, ujarnya. Karena soto merupakan campuran dari berbagai tradisi, ungkap Lono, asal usulnya menjadi sulit ditelusuri. Soto itu seperti dangdut yang mendapat pengaruh dari berbagai tradisi. Ya, sudah kita terima saja.

Bagaimana soto bisa menyebar ke berbagai daerah di Indonesia? Secara antropologi, sebuah makanan menyebar seiring dengan penyebaran manusia. Makanan yang tersebar itu kemudian bisa diterima di tempat lain. Selain itu, makanan juga menyebar karena ada proses industri. Penyebaran ini, lanjut Lono, diikuti dengan upaya pelokalan. Proses pelokalan soto mungkin sama seperti pelokalan Islam maupun Kristen di Indonesia. Inilah yang mengakibatkan muncul berbagai jenis soto di Indonesia.

sumber : http://sejarawan.wordpress.com/2008/06/03/soto-akulturasi-cina/

Kuliner Soto :
Soto Sulung Cak H. Kowie, Batas Kota
Soto Sulung Umbulharjo terminal lama
Soto Kudus Terban Jl C Simanjuntak
Soto Kudus Mandala Krida
Soto Pak Soleh, Tegal rejo, ada juga yang di Jl Solo KM 9 Maguwoharjo
Soto Tamansari Pasar Ngasem dulunya
Soto Ayam Pak Kromo Paingan
Soto Ayam Pak Marto Suryowijayan
Soto Sawah (Mirota Godean ke Selatan)
Soto Sulung Stasiun Tugu (Soto sulung pertama di Jogja)
Soto Pak Tembong, perempatan Apotik Hayam Wuruk (Bausasran)
Soto Ayam Pasar Kembang
Soto Pak Min Belakang SMK Godean ( pasar godean ke utara )
Soto Mataram ( Pringgolayan pinggir selokan sebelum jembatan )
Nah bagi temen temen mahasiswa biasanya banyak yang berkunjung ke Soto SIMBOK, selain murah, banyak dan lumayan deh buat sarapan.
Bakmi Jawa ( dan Nasi Goreng )
Mie tradisional yang banyak dikunjungi tamu dari luar kota
Anda penggemar mie? Sama dengan saya. Nah mie yang satu ini benar benar menu khas jawa yang ketika dimasak, aromanya sudah tercium sampai kita nelan ludah. Dan ada tips jika anda menikmati mie Jawa ini salah satunya liat taburan daging ayamnya, dan coba mie gorengnya, satu lagi jangan pilih yang banyak vetsin/ penyedap rasanya karena kurang alami enaknya. Uniknya lagi Mie Jawa ini masaknya memakai arang, bukan gas atau kompor.


Nah kita tengok daftar Bakmi Jawa berikut:
Nasi goreng Depan SMA 7
Mie Jawa dan Nasi goreng Miroso (Timur Galeria, disini ada 2 warung yang bersebelahan )
Bakmi Jawa Pak Pele Jl Godean ( juga ada menu nasi gorengnya )
Bakmi Jawa Setyawan ( Jl wonosari ke timur)
Bakmi Jawa Depan kampus UPN Babarsari
Bakmi Jawa Terminal Condong catur
Bakmi Jawa Pak Sugiyo ( Pasar Sambilegi Maguwoharjo)
Bakmi Jawa Lek Mar ( Tajem maguwoharjo)
Bakmi Jawa Pak Pendek Gejayan
Bakmi Jawa Krapyak ( ga tau nama pemiliknya)
Bakmi Jawa Kadin ( dekat jembatan Sayidan timurnya )
Bakmi Jawa Pak Rebo Kintelan
Bakmi Jawa Prambanan
Bakmi Jawa Pak Bagong Jl Raya Tajem Maguwoharjo
Dan yang paling sering dikunjungi wisatawan atau tamu dari luar Jogja salah satunya adalah Bakmi Mbah MO, meski yang punya dah ga ada tapi nama bakmi Mbah Mo sudah terdengar sampai penjuru nusantara.
Ada yang mau nambahin ? silahkan, dengan senang hati.
SATE
Daging Kambing, Ayam atau Sapi??
Nah yang ini namanya sate. Terpersit di benak kita kalo denger namanya sate pasti ingat tusuknya, sambal kacangnya, bawang merahnya, lomboknya, asapnya, tapi yang paling penting adalah RASANYA. Ya kan? Entah darimana asalnya kalo ingat sate kita tertuju pada makanan yang ditusuk pakai bambu atau lidi, jadilah ada sate daging, sate lemak, sate telor, sate pisang dan macam macamlah makanan yang ditusuk tusuk. Tapi kalo anda ingin mencicipi makanan sate yang benar - benar sate Jogja juga salah satu tempat yang kaya akan makanan ini. Sebut saja daerah Imogiri, saat anda melewati terminal giwangan lurus arah selatan, anda akan menjumpai puluhan penjual sate dan warungnya. Nah and bisa mencoba satu persatu disana, dn yang pasti maknyuuus. Tempat lain saya cari dulu ya...










Saat ini usaha Baju Distro semakin diminati untuk dijadikan bisnis. Masyarakat yang umumnya kaum muda dan ABG cenderung lebih memilih berbelanja Kaos di distro dibandingkan di department store yang menawarkan produk-produk ternama. Kaos distro memang relatif lebih murah jika dibandingkan produk-produk ternama di department store. Produk Distro juga tergolong unik, eksklusif, tidak pasaran dan lebih kreatif jika dilihat dari desain yang ditawarkan.

Memang bisnis Distro ini terlihat sudah melenceng dari konsep awal berdirinya. Pada awalnya konsep distro ada untuk menjual merchendise band-band independen yang saat itu marak bermunculan di Kota Bandung. Kini Distro lebih populer dengan image sebagai toko untuk menjual produk fashion, yang kemudian menjadi singkatan dari Distribution Outlet atau Distribution Store. Semakin banyaknya Pengusaha yang menggeluti bisnis Distro, membuat bisnis ini menjadi bervariasi dalam proses marketingnya. Selain mendirikan lahan untuk Distro, ada juga yang memasarkan produk nya dalam bentuk Katalog, atau memasarkan produknya di internet yang dikenal dengan istilah Distro Online. Di Bandung saja tercatat ada 300 Distro yang ada dari sekitar 700 usaha Distro pada tahun 2007.

 
Copyright 2010 dunia usaha
Blognya Mahasiswa kesmas unsoed