Info Kuliner mengenai berbagai macam jajanan khas Purwokerto, dari makanan berat sampai makanan ringan, semua ada disini [...]

Koleksi terbaru mengenai Fashion dan aksesoris- aksesoris remaja [...]

Berbagai macam objek wisata menarik yang ada di jawa tengah yang dapat anda kunjungi [...]

Berisi info mengenai tips dan trik seputar bisnis [...]

Foods Fashion Objek Wisata Info Bisnis
Tampilkan postingan dengan label G1B008046. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label G1B008046. Tampilkan semua postingan


Jilbab atau kerudung adalah pakaian yang diwajibkan bagi muslimah. Bukan sekedar penutup kepala, namun jilbab yang dikenakan harus sesuai dengan syariah. Yaitu jilbab yang menutupi tubuh hingga bagian dada dan tidak transparan. Begitupun dengan busananya, harus dihindari pakaian yang ketat dan tidak memperlihatkan lekuk tubuh. Sebagaimana firman Allah swt: Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” (Qs. Al Ahzab: 59)

Memakai jilbab tidaklah merepotkan. Meski iklim tropis di Indonesia membuat cuaca cenderung panas, namun tak akan menyurutkan niat seorang muslimah yang taat untuk tetap istiqomah di jalan Allah. Untuk itu, berikut ini tips-tips agar para muslimah tetap nyaman dan cantik dalam aktivitas sehari-sehari dengan berjilbab.

* Pilihlah jilbab dengan bahan yang ringan, tidak panas, serta bentuk yang praktis supaya tetap merasa adem dan tidak repot.
* Agar rambut tidak nampak/keluar ataupun jilbab yang dikenakan tipis, gunakan kerudung dalaman. Bisa juga menggunakan bandana. Untuk kerudung dalaman, bisa disesuaikan warnanya dengan jilbab luar.
* Jika ingin memakai bergo/jilbab langsung, gunakan yang sesuai dengan bentuk wajah. Sebaiknya diperhatikan jenis bergo/jilbab langsung, yaitu harus tetap yang lebar dan panjang hingga dada.
* Gunakan jilbab sesuai dengan acara yang hendak dihadiri. Bila hendak bekerja ataupun pemakaian sehari-hari, bisa dengan jilbab sederhana tanpa aksesoris yang berlebihan.
* Agar tetap cantik, warna jilbab dapat disesuaikan dengan warna busana, atau juga dengan warna yang senada.

http://www.butikdewi.co.id/page_info.php?id_brt=45&id_ktgbr=17


Gaya Trend Busana Muslim memang akhir-akhir ini sangat diminati masyarakat Indonesia, khususnya kaum wanita. Seorang wanita muslim tetap terlihat cantik walaupun mengenakan busana muslim. Bagi siapa pun yang mengenakan busana muslim akan semakin terlihat anggun, cantik dan menarik. Paduan warna dan bahan yang nyaman menjadi sebuah pilihan dalam menentukan busana muslim yang sesuai dengan kita dan ajaran-ajaran Islam.

Menjelang bulan Ramadhan dan dalam menyambut hari Raya Idul Fitri biasanya permintaan akan busana muslim semakin meningkat. Beberapa desainer terkemuka di Indonesia telah bersiap untuk memamerkan hasil karyanya agar tren busana muslim semakin diminati di Indonesia. Setiap anggota keluarga bisa memakai busana muslim dengan tema yang senada dihari raya lebaran nanti. Untuk pilihan warna untuk tahun ini lebih kepada warna pastel dan toska seperti biru, merah marun, hijau kalem, coklat dll. Perkembangan ini akan semakin cepat tatkala akan memasuki bulan Ramadhan nanti.

Kalangan remaja Indonesia juga tidak perlu khawatir untuk memakai busana muslim karena tidak akan terlihat ketinggalan jaman lagi. Gaya Busana remaja disesuaikan juga dengan jiwa dan mobilitas remaja yang tinggi. Karena itu saat ini tren busana muslim khusus untuk remaja juga sangat diperhatikan oleh para perancang busana Indonesia. Untuk melihat bagaimanakah model busana muslim untuk tahun ini, berikut beberapa gambar yang bisa memberi inspirasi untuk anda dalam menentukan busana muslim yang akan anda gunakan nanti.

Berikut adalah tips anggun berbusana muslim sesuai kepribadian :

Pilihlah warna dan motif fashion baju muslim yang tidak mencolok mata.Busana muslim yang tidak terlalu banyak detil dan motif akan nampak lebih anggun dan elegan dalam berbagai suasana.
Akan lebih menarik dan berkelas jika ‘center piece’ kita fokuskan pada jilbab atau kerudung. Di mana kita bisa mendandani daerah ini dengan menyematkan beberapa bros atau manik-manik yang serasi.
Untuk menciptakan gaya kerudung dan trend busana muslim yang indah, unik dan tidak seragam dengan orang di luar nanti. Sering-seringlah menyempatkan diri mengkreasi berbagai gaya di depan cermin. Tak ada aturan khusus dalam hal membuat gaya. Hanya satu yang tak boleh diabaikan : bahwa leher dan kuping sepantasnya tetap tertutup.
Sekali-kali cobalah gaya syal melilit menggunakan kerudung lain yang senada warnanya atau pun berbeda agar trend busana muslim semakin terlihat, namun tetap harmonis dan terlihat. Jadi, tak harus selalu menyelempangkan selendang seperti gaya ‘bunda’ ketika menghadiri sebuah acara.
Usahakan mengenakan sandal atau sepatu yang serasi dan saling mendukung dengan warna busana muslim atau pun tas. Tampil cantik dan serasi tak harus dalam warna yang monoton. Berbeda warna boleh-boleh saja asal tetap ‘match’.
Sekarang, tataplah wajah anda di cermin, sudahkah gaya dan dandanan anda seperti yang anda inginkan? Ingat, jangan pernah ingin menjadi seperti orang lain. Be your self!

Anda akan terlihat cantik dan anggun dengan balutan busana muslim dengan gaya syar’i. Salah satu dari sekian desainer busana Muslim yang dapat menjadi rekomendasi bagi Anda adalah Butik Ranti. Butik Ranti menyediakan berbagai busana muslim untuk berbagai kalangan dan usia dengan padu padan gaya yang trendy mengikuti selera masyarakat dan trend saat ini

http://ranti.co.id/fashion-tips/2-bergaya-trendy-dengan-balutan-busana-muslim.html

Mengenal Lebih Dekat Perusahan Jenang Jaket Pertama
Berdiri Sejak 1979, Pelanggan Tersebar Hingga Luar Pulau Jawa

Tak banyak pengusaha jenang asli ketan atau yang lebih dikenal dengan jenang jaket seperti di Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur. Salah satunya adalah Perusahaan Jenang Jaket Pertama yang didirikan oleh Almarhum P Suhardja.
Posisi jenang jaket Pertama bukan terletak di jalur utama Kelurahan Mersi, yakni Jalan Adipati Mersi. Namun keberadaanya sudah sangat kondang bahkan hingga ke lauar daerah.
Perusahaan jenang jaket Pertama berada di Jalan PKK No 600 Mersi atau lebih tepatnya RT 5/IV Kelurahan Mersi. Meski tidak berada di jalan utama Kelurahan Mersi, toko jenang jaket pertama merupakan salah satu yang paling dicari pembeli.
Sebab, menurut para pembeli rasa jenang jaket Pertama memiliki kekhasan rasa dan jauh lebih legit dibandingkan lainnya. “Setiap kali mencari jenang jaket, kami pasti mencari di toko jenang jaket Pertama
Ketika koran ini, berusaha mencari jenang jaket di kelurahan Mersi, beberapa orang yang ditemui koran ini, yang notabene merupakan warga Mersi juga menunjuk jenang jaket Pertama. “Di sana (jenang jaket Pertama, red) jauh lebih banyak pembelinya. Hal itu membuktikan kalau di sana memiliki kelebihan dibandingkan lainnya,” kata Kunto, warga Mersi yang ditemui koran ini.
Hal itu juga dibuktikan koran ini saat mengunjungi toko yang menjadi satu dengan perusahaan jenang jaket Pertama tersebut. Koran ini harus mengantre lebih dari satu jam untuk mendapatkan jenang jaket, karena banyaknya pembeli yang berjubel untuk membeli makanan khas Banyumas tersebut.
Menurut Salimin, pengelola perusahaan jenang jaket Pertama, sebenarnya tidak ada kiat khusus untuk mendatangkan pembeli ke tokonya, yang dirintis oleh ayahnya almarhum P Suhardja pada tahun 1979. Sebab, sebagian besar pembeli di tokonya adalah langganan yang selalu setia dengan hasil produksi perusahaan yang dikelola olehnya. “Selain itu, banyak pembeli baru yang datang kemari (toko jenang jaket Pertama, red) mendapatkan info dari rekannya atau tetangganya yang sudah menjadi langganan di toko kami. Jadi media promosi kami hanya berasal dari mulut ke mulut saja,” jelasnya.
Tak hanya itu, dia menjelaskan kiat sukses usaha yang saat ini digelutinya adalah bagaimana mempertahankan rasa, agar tidak pernah berubah, meski sudah dikelola hingga dua generasi.
Dia menjelaskan, saat ini usaha yang digelutinya tidak hanya memproduksi jenang jaket saja, tetapi juga sudah merambah usaha makanan khas Banyumas lainnya, yakni keripik tempe. Omset keripik tempe produksi jenang jaket Pertama juga tak kalah dibandingkan jenang jaket.
Dia mengaku selalu kebanjiran pembeli yang mencari makanan yang berbahan dasar tempe tersebut.
Dia mengaku momen membeludaknya pembeli di tokonya, terjadi saat libur Lebaran dan bulan Syawal. Sebab, dalam dua momen tersebut, banyak orang yang mencari janenag jaket baik untuk oleh-oleh, maupun suguhan tamu yang datang dalam resepsi pernukahan atau khitanan.
Dia mengaku dalam momen tersebut, perusahaan miliknya mampu memproduski dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa per hari. Pemilik usaha jenang jaket yang berdiri pertama kali di Mersi tersebut, menjelaskan, pada momen non Lebaran, usaha jenang jaket miliknya hanya mampu memproduksi 250 kilogram jenang jaket per hari. Namun, saat momen lebaran jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 500 kilogram per hari.
Bahkan, saat ini dia mengaku sudah banyak pesanan jenang jaket yang sudah masuk. “Pesanan jenang jaket sudah mulai banyak. Mereka biasanya tidak ingin kehabisan stok saat libur Lebaran,” katanya sembari memperlihatkan tumpikan nota pesanan kepada Radarmas.
Pembeli yang datang pun tidak hanya berasal dari wilayah eks karesidenan Banyumas atau pula Jawa saja, tetapi juga berasal dari luar Pula Jawa termasuk Sumatra dan Kalimantan. “Biasanya mereka merupakan warga asli Banyumas yang merantau ke daerah tersebut,” .
http://www.radarbanyumas.co.id/index.php?page=detail_bms&id=221

Sukun menjadi salah satu primadona Cilacap. Selain diolah di industri pengolahan menjadi makanan camilan seperti kripik dan stik sukun, hasil panen buah sukun asal Cilacap banyak dipasok ke kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Bogor. Berdasar data yang dihimpun produksi buah sukun dapat mencapai 50-150 buah per pohon. Berat buah sukun rata-rata 2 hingga 4 kilogram dengan harga eceran berkisar antara Rp 2.500 hingga Rp 3.500 per buah tergantung ukuran. Musim panen sukun biasanya dua kali setahun antara bulan Januari – Pebruari dan Juli – September. Ini menjadi peluang tersendiri bagi para petani untuk budidaya sukun secara intensif. Saat ini sukun di Cilacap umumnya merupakan tanaman sampingan atau digunakan untuk penghalang angin belum banyak dibudidayakan secara intensif.
(sumber : www.cilacapmedia.com)



Bayangkan, manisnya sale pisang dipadu dengan renyahnya kripik pisang yang tipis. Sungguh cemilan mengundang selera. Ini bukan impian belaka. Dengan memadukan teknik pembuatan kedua produk tersebut, kini hadir makanan khas yang begitu lezat dan nikmat dengan label Sale Kripik Madu. Layaknya namanya, kripik sale madu memiliki rasa yang begitu manis khas pisang masak digoreng. Renyahnya makanan bersal dari teknik irisan yang serupa dengan teknik pembuatan seriping pisang. sale jenis ini masih sedikit pengrajinnya. Alhasil pasar pun masih terbuka luas. Harga grosir perkilogram di jual dengan harga Rp 13 ribu. Yang sudah dikemas 250 gram di jual dengan harga Rp 3500, berarti dalam sehari omsetnya sekitar Rp 200 ribu.

Rasanya belum lengkap acara jalan-jalan Anda di Purbalingga tanpa menyambangi akuarium raksasa Pancuran Mas yang berada di Desa Purbayasa, Kecamatan Padamara. Dari taman reptil, akuarium raksasa ini hanya berjarak sekitar 4 km, menyusuri jalan pedesaan yang begitu indah dengan kerindangan pohon di kanan kiri jalan. Sebagai akuarium raksasa, tentu saja pengunjung bisa melihat aneka ragam ikan dan hewan laut. Ada yang berasal dari Asia, Australia, Eropa, Afrika hingga Amerika. Ikan buas piranha, menjadi salah satu daya tarik tempat ini. Begitu pula ikan arapaima yang panjangnya mencapai sekitar 1 meter, kerap membuat pengunjung -- terutama anak-anak terkagum-kagum. Ikan-ikan tersebut dipajang dalam beberapa akuarium besar dengan sirkulasi air yang cukup baik. Pembangunannya dimulai tahun 2004 dan setahun kemudian sudah dibuka untuk umum. Lokasinya enam kilometer ke arah barat dari pusat Kota Purbalingga, atau dapat ditempuh kurang lebih 10 menit dari jantung kota. Ketika menginjakkan kaki di lokasi itu, suasana menyegarkan sangat terasa. Aliran air selokan yang jernih, panorama menghijau, pepohonan besar, kolam yang berisi ikan-ikan, serta berbagai jenis burung dalam sangkar, terlihat di sekitar tempat tersebut.
Lokasi objek wisata ini luasnya kurang lebih enam hektar, yang awalnya adalah area ladang, atau ada beberapa kolam. Lalu, disulap dengan dibuatkan kolam renang taraf internasional (olympic), lalu beberapa kolam renang lainnya yang diperuntukkan aneka permainan anak-anak. Sekeliling lokasi wisata ditata dengan dibuat taman secara apik dan tempat istirahat keluarga. Ada juga panggung hiburan dan playground untuk bermain anak-anak, seperti ayunan dan lainnya. Selain permainan waterboom setinggi 13 meter, pengunjung atau wisatawan disuguhi bermacam kegiatan mulai berenang di kolam olympic, pesta air, petualangan air, kolam arus, dsb. Ada juga air mancur untuk mainan anak-anak, lalu naik perahu karet, hingga balapan lari atau beragam mainan di air. Sebagian pengujung lain, terlihat "botram" secara lesehan di bangunan memanjang yang bersekat-sekat. Ada juga tempat untuk ngobeng (nangkap) ikan. Airnya jernih, sehingga ikan yang diincar untuk ditangkap terlihat jelas. Tapi, syaratnya harus dengan tangan kosong. Arena ini menjadi daya tarik tersendiri.

(www.kbmwbu.jawatengah.go.id)


Museum yang dibuka oleh Bupati Purbalingga, Triyono Budi Sasongko, itu menyajikan sekitar 841 spesies serangga dengan 1.831 spesimen. Meski baru sepekan dibuka, tempat ini telah disambangi oleh setidaknya 3.900 pengunjung. di museum ini, pengunjung dapat menyaksikan aneka serangga mulai dari kepik sampai kumbang kelapa. Ada juga ratusan jenis kupu-kupu, juga serangga yang dipajang dalam bingkai kaca berukuran satu meter. Sementara di area reptile park seluas 6 hektare, dapat disaksikan aneka macam ular, mulai dari jenis python, pucuk, kobra albino hingga king kobra. Semua binatang melata itu ditempatkan di dalam kandang khusus. Beberapa ular jinak bahkan dilepas di area tersebut. Tak cuma melihat jika anda cukup punya nyali, juga bisa berfoto bersama binatang melata itu. Beberapa orang pemandu akan membantu Anda.''Tapi kalau takut, lebih baik tidak usah, karena kalau kita panik ular tersebut bisa menyerang Di area tersebut, bisa disaksikan pula hewan reptil lainnya seperti iguana, buaya, biawak, dan sebagainya.
(www.kbmwbu.jawatengah.go.id)

 
Copyright 2010 dunia usaha
Blognya Mahasiswa kesmas unsoed