Info Kuliner mengenai berbagai macam jajanan khas Purwokerto, dari makanan berat sampai makanan ringan, semua ada disini [...]

Koleksi terbaru mengenai Fashion dan aksesoris- aksesoris remaja [...]

Berbagai macam objek wisata menarik yang ada di jawa tengah yang dapat anda kunjungi [...]

Berisi info mengenai tips dan trik seputar bisnis [...]

Foods Fashion Objek Wisata Info Bisnis

Letaknya di Jl. Jend. Sudirman 68, Sokaraja- Banyumas. Bukan cuma satu warung soto yang bisa kita temukan di sana. Anda tinggal memilih warung mana yang pas dengan selera Anda. Salah satunya adalah warung soto Sedap. Pemiliknya adalah Ny. Nining. Warung ini sudah mulai beroperasi sejak tahun 1994. Sebelumnya sudah ada warung soto lain, tetapi Nining tidak takut bersaing. Bahkan ia berani memasang harga lebih tinggi ketimbang warung lainnya. Satu porsi sotonya dijual Rp 3.500. "Tetapi isi dagingnya pun lebih banyak, lo," kilahnya.

Dalam sehari Nining membutuhkan 7 kilogram daging sapi. "Kalau libur, bisa dua kali lipat," tambah Nining yang mengaku memperoleh Rp 500 ribu tiap hari. Dekat dengan penjual soto, Anda bisa memperoleh oleh-leh khas dari Banyumas atau Purwokerto. Di situ berderet toko yang menjual getuk goreng. Salah satu tokonya bernama, toko Asli. H. Tohirin-lah pemiliknya. Di sepanjang jalan ini, Tohirin punya 8 toko dengan nama yang sama.

Purwokerto memiliki serabi yang pinggirnya putih dan tengahnya coklat. Jadi ibarat memadukan rasa Solo dan Bandung dalam satu paket.
Agak berbeda dengan serabi Solo (Notosuman) yang gurih dan rasanya kalau saya bilang “rasa priyayi”, maka serabi Purwokerto ini rasanya “rasa merakyat” karena tidak menawarkan gurihnya santan tetapi lebih tawar pada bagian putihnya. Bonus atau bagian enaknya ya di bagian coklatnya yang ada di tengah karena disitulah yang ada gulanya.
Di alun-alun, depan kantor bupati Banyumas/Purwokerto, ada pasangan suami-istri yang berjualan serabi. Ny. Suparyati dan Bpk. Suparjo ini sudah berjualan serabi sejak tahun 1995. Mereka berjualan dari pukul 18.00 hingga pukul 21.00.

Harga satu serabi hanya Rp. 300. "Harga segitu murah sekali, lo. Soalnya rasanya juga enak," kata seorang pelanggan. Karena enaknya, tak sedikit orang datang mengunjungi warung serabi yang lebih dikenal dengan nama Serabi Bu Supar itu. Hingga per harinya, Supar bisa memperoleh Rp. 60 ribu. Padahal yang berjualan serabi di alun-alun pun ada beberapa. "Tetapi mereka memang jualannya pagi hari," kata Supar.

Jl. Raya Tambak 19 (setelah Pasar Tambak), sebelah kiri jalan Buka: Jam 6 pagi - 9 malam

Di sini komplet ada sate bebek, bebek bakar, goreng, gulai bebek Sate bebeknya cukup empuk dan udah ngga bau lagi, tapi agak kurus kurus gituh satenya. Bisa dinikmati dengan bumbu kacang atau kecap.. Kalau bebek gorengnya sangat appetizing banget. bebek nya potongannya cukup besar dan ada remesan nya yang kalo di makan kriuk kriukkkkk…. Pas ditanya kenapa banyak banget yang jual sate bebek, ternyata kalau ayam atau sapi kan sudah biasa dan kolesterol tinggi, jadi desa ini berinovasi lah dengan per bebek an nya ini



Mendoan dan Keripik
Makanan Purwokerto yang asli adalah mendoan, suatu tempe goreng setengah matang dan di makan dengan meggunakan cabe rawit panas-panas. Jika mendoan secara penuh digoreng kering disebut keripik . Purwokerto juga dikenal sebagai kota keripik, sebab hampir sukar untuk temukan keripik di manapun diluar kota Purwokerto.
Keripik tempe merupakan kudapan khas Purwokerto. Tak heran bila banyak sekali orang yang menjual keripik tempe. Salah satunya ada di Jl, Jend. Soetoyo no. 21. Tokonya bernama Echo 21. "Echo dalam bahasa Jawa artinya enak. Sedang 21 adalah nomor tokonya," kata Unggul yang meneruskan usaha ini dari ibunya, Ny. Lejar Astuti.

Toko yang memiliki 20 karyawan ini dibuka dari pukul 08.00 pagi sampai pukul 20.00 malam. Keistimewaan tempe Echo adalah bumbunya. "Bumbu kami memang khas," tambah Unggul tanpa mau menyebutkan rincian bumbu yang dipakainya.

Kendati Toko Echo bukan toko keripik tempe yang pertama, saat ini boleh dibilang paling laris ketimbang toko keripik lainnya. Bayangkan, dalam sehari mereka harus menyediakan bahan baku tempe sebanyak 1.000 bungkus. Di hari libur bahkan dibutuhkan 3.000 bungkus. Satu bungkus
tempe menghasilkan 2 buah tempe kering yang siap digoreng.

Selain menjual tempe, Toko Echo juga menjual mendoan. Mendoan hampir sama dengan keripik tempe. Bedanya, keripik tempe digoreng kering, sementara mendoan tidak kering. Di sini juga Anda bisa membeli sambal kecap Echo 21, teman makan mendoan. "Pokoknya siapa pun yang mencicipi tempe buatan kami dan kecapnya, pasti tidak berhenti makan, deh."

Tak hanya itu yang dikeluarkan toko ini. Unggul juga menjual bumbu keripik tempe dan mendoan untuk para pembeli yang ingin membuat keripik tempe atau mendoan di rumah.

 
Copyright 2010 dunia usaha
Blognya Mahasiswa kesmas unsoed