Info Kuliner mengenai berbagai macam jajanan khas Purwokerto, dari makanan berat sampai makanan ringan, semua ada disini [...]

Koleksi terbaru mengenai Fashion dan aksesoris- aksesoris remaja [...]

Berbagai macam objek wisata menarik yang ada di jawa tengah yang dapat anda kunjungi [...]

Berisi info mengenai tips dan trik seputar bisnis [...]

Foods Fashion Objek Wisata Info Bisnis

 KUE MANTAU 

 

PERNAH ke Balikpapan? Sudah merasakan kelezatan Mantau? Jika belum, Anda sebagai penikmat kuliner local patut mencobanya. Roti Mantau memiliki rasa yang lezat. Teksturnya lembut terbuat dari tepung terigu berprotein tinggi ini sangat cocok untuk camilan dan oleh-oleh. Kue Mantau bisa di sajikan dengan aneka makanan lain. Seperti kare daging, saos pedas manis atau sapi lada hitam. Mantau juga cocok untuk perjamuan di acara resepsi atau hajatan.
Karena panganan ini khas daerah dan banyak yang suka, maka peluang untuk membisniskan kue ini juga cukup bagus.
Mari kita bahas cara bikin kue ini hingga bisa, kemudian kita coba hitung-hitungan dagangnya…..check this out!!!!
Cara Membuat MANTAU
Bahan :
  • Tepung terigu protein sedang 600 gr
  • Tepung tang mien 100 gr
  • Tepung maizena 40 gr
  • Gula pasir 150 gr
  • Baking powder 1 sendok the
  • Ragi instant 15 gr
  • Pengempuk roti (baker bonus) 4 gr
  • Air Es 200 ml
  • Santan kental 100 ml
  • Garam  sendok the
  • Cokelat pasta  sendok the
Cara Membuat :
  1. Campur terigu, tang mien, tepung maizena, gula pasir, baking powder, ragi instant dan pengempuk roti. Aduk rata.
  2. Tuang air es sedikit demi sedikit kedalam campuran terung sambil diuleni hingga rata.
  3. Tambahkan santan dan garam, uleni hingga kalis.
  4. Bagi adonan menjadi 2 bagian, tambahkan satu bagian adonan dengan coklat pasta dan sisanya biarkan tetap putih.
  5. Tipiskan adonan warna putih hingga setebal 0,5 cm dan adonan coklat setebal 0,3 cm.
  6. Letakkan adonan warna coklat diatas adonan warna putih. Gulung dan padatkan.
  7. Potong adonan seberat 50 gr atau sesuai selera, alas bagian bawahnya dengan plastic. Tutup adonan dengan plastic/lap basah, diamkan adonan hingga mengembang ± 30 menit.
  8. Panaskan panic pengukus, kukus adonan hingga mengembang ± 10 menit. Angkat.
  9. Sajikan untuk 40 buah.

Perhitungan Harga Jual (HPP):

Bahan : 

Tepung Terigu 600 gr……………………………………Rp. 7.200,-
Tepung tang mien 100 gr……………………………..Rp. 1.950,-
Tepung maizena 40 gr ………………………………….Rp.    950,-
Gula pasir 150 gr …………………………………………Rp. 1.075,-
Baking powder  sendok the ………………………….Rp.  600,-
Ragi instant 15 gr …………………………………………Rp. 3.000,-
Pengempuk roti (baker bonus) 4 gr   …………….Rp.   600,-
Air es 200 ml ………………………………………………Rp.    200,-
Santan kental 100 ml ……………………………………Rp. 1.000,-
Garam  sendok the ……………………………………….Rp.    100,-
Coklat pasta  sendok the ………………………………Rp. 3.650,-
Biaya Non Bahan :
Biaya tenaga kerja ………………………………………….. Rp. 5.000,-
Perawatan alat ……………………………………………….. Rp. 2.000,-
Bahan bakar ……………………………………………………. Rp. 2.000,-
Kemasan …………………………………………………………. Rp. 4.000,-
Total Biaya Produksi …………………………….. Rp. 33.325,-

Hitungan diatas menghasilkan 40 buah Mantau, dengan total produksi sebesar Rp. 33.325,-
Jadi harga jual pokok (HPP) Mantau
adalah Rp. 33.325 : 40 buah = Rp. 833,- / Rp. 850,-

Perhitungan diatas bisa berubah sesuai dengan harga bahan baku terbaru.
Perhitungan harga diatas adalah harga jual pokok, Anda dapat menjual Mantau dengan keuntungan sesuai yang Anda inginkan. 

TIPS : 
·  Agar hasil Mantau lebih putih, tambahkan sedikit pemutih adonan.
·  Selain menggunakan tepung terigu, Anda dapat menggantinya dengan tepung hongkong yang hasilnya sudah  cukup putih.
·  Bila ingin tahan lama, masukkan Mantau yang sudah dikukus dalam freezer yang sebelumnya sudah dibungkus dalam wadah kedap udara.



BATAGOR KERING

Kini Batagor dapat dikemas dan dibawa sebagai oleh-oleh. Tentulah bukan batagor biasa, tapi ini batagor kering. Batagor Kering ini di kemas dalam plastik kecil sebagai camilan yang lezat dan bergizi.

Bahan :
  • Tepung tapioca  1kg
  • Ikan tenggiri 500 gr
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir 1 sendok the
  • Meria bubuk 2 sendok the
  • Kaldu ayam bubuk 1 sendok makan
  • Bawang putih 50 gr
  • Putih telur 540 gr ( ± 11 butir )
  • Minyak goring 1 liter
Cara Membuat :
  1. Campur ikan tenggiri dan bawang putih, haluskan dengan food processor. Tuang dalam mangkuk besar.
  2. Tambahkan bahan lainnya kecuali minyak goring. Uleni hingga dapat dibentuk dan kalis.
  3. Bentuk adonan memanjang kecil-kecil.
  4. Panaskan minyak, goreng adonan di atas api besar setengah matang ± 5 menit.
Angkat dan tiriskan.
  1. Goreng kembali adonan di atas api sedang hingga matang dan kering. Angkat dan tiriskan.
  2. Biarkan uap panasnya hilang, kemas atau sajikan
Untuk 32 pak @ 100 gr

Perhitungan Harga Jual :
Bahan :
-          Tepung tapioka 1 kg                                         Rp. 6.000,-
-          Ikan tenggiri 500 gr                                           Rp. 20.000,-
-          Garam secukupnya                                           Rp. 200,-
-          Gula pasir  sendok teh                                       Rp. 100,-
-          Merica bubuk 2 sendok teh                                Rp. 200,-
-          Kaldu ayam bubuk 1 sendok makan                   Rp. 250,-
-          Bawang putih 50 gr                                           Rp. 1.000,-
-          Putih telur 540 gr (±11 butir)                             Rp. 7.500,-
-          Minyak goreng                                                  Rp. 9.750,-
Biaya Non Bahan :
-          Biaya tenaga kerja *                                          Rp.   3.000,-
-          Perawatan alat  *                                              Rp.   2.000,-
-          Bahan Bakar*                                                   Rp.   3.750,-
-          Kemasan                                                          Rp.   3.200,-
Total Biaya Produksi                                                 Rp. 56.950,-

Notes : Perhitungan diatas sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan harga terbaru.
Perhitungan diatas menghasilkan 32 pak Batagor Kering, dengan total biaya produksi sebesar Rp. 56.950,-. Jadi harga pokok penjualan Batagor Kering adalah :
Rp. 56.950 : 32 pak = Rp. 1780,-/pak atau Rp. 1.800,-/pak

Harga jual diatas adalah harga jual pokok, Anda dapat menjual Batagor Kering dengan keuntungan sesuai yang Anda inginkan.

Keterangan tanda * :
  • Biaya tenaga kerja, asumsinya 1 orang tenaga kerja untuk satu kali produksi.
  • Perawatan alat, asumsinya alat bisa aus dan membutuhkan biaya perawatan.
Tips :
  • Agar tidak meletus masukkan adonan yang banyak ke dalam minyak panas dan tutup wajannya. Buka tutup wajan dan angkat adonan jika bunyinya sudah tidak bergemuruh.
  • Pastikan adonan terendam minyak goreng saat menggoreng.
  • Rasa pedas Batagor Kering dapat diperoleh dari bubuk merica atau cabe.

Bisnis Jamur Merang: Pengusaha “DakLing” Bisa Sukses Juga

 


             Ada istilah unik di Indramayu untuk menyebut pengusaha dadakan, yaitu ‘dakling’ alias dadak eling. Untuk mengantisipasi para pengusaha muslim yang minim skill dan pengetahuan manajemen tersebut, JPMI (Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia) Indramayu mengadakan training wirausaha tiga bulanan. Materi yang diberikan biasanya bertema manajemen bisnis. Walhasil, JPMI Indramayu mampu merekrut dan membina lebih dari 400 pengusaha kecil dan menengah di wilayah Kabupaten Indramayu. Dari ratusan pengusaha tersebut, ada 70 pengusaha yang concern dalam pembudidayaan jamur merang. Darojat, Divisi Jaringan Pengusaha JPMI Indramayu, mengatakan, prospek usaha jamur merang tersebut sangat bagus. “Peluang jamur merang ini sangat tinggi karena permintaan pasar banyak sementara petani jamur sedikit,” ujar Darojat.
            Selain permintaan yang tinggi, iklim Indramayu juga sangat baik untuk pembudidayaan jamur. Jamur biasanya dapat hidup di daerah yang tidak terlalu dingin. Iklim Indramayu yang panas dapat disiasati oleh para pembudidaya jamur untuk memproduksi jamur merang sebanyak mungkin dengan mengatur suhu. Tak heran, sudah ada sekitar 150 bumbung jamur merang yang dapat menghasilkan hingga 2,5 kwintal per panen untuk satu bumbung jamur. Jika 1 kg dihargai Rp20 ribu, bisa terbayang berapa banyak penghasilan yang didapat oleh para pengusaha jamur merang tersebut.

Beragam Metamorfosis Jamur

           Lezatnya jamur merang tak kalah dengan ayam, daging, dan ikan. Hal tersebut diiyakan oleh sebagian masyarakat yang sudah merasakan kelezatan jamur merang. Selain dijual dalam bentuk jamur segar, jamur merang juga dapat diolah menjadi keripik, kerupuk, pepes jamur, dan rawon. Dari segi pengemasan, JPMI Indramayu juga mulai menyiapkan jamur kaleng agar jamur-jamur tersebut dapat bertahan lama dan lebih mudah dalam hal pendistribusian.

           Menurut Darojat, distribusi jamur merang hasil anggota JPMI Indramayu baru dipasarkan ke beberapa pasar daerah dan warung-warung yang berada dalam lingkup Kabupaten Indramayu. Darojat mengakui, untuk satu kecamatan saja, kadang pihaknya kewalahan memenuhi permintaan pasar. Namun, ke depannya, JPMI Indramayu akan mengusahakan agar dapat memasarkan jamur merang kaleng ke supermarket dan hipermarket ternama. Harga yang ditawarkan dari jamur merang tersebut juga relatif terjangkau, mulai dari Rp20 ribu/kg untuk jamur segar kualitas super, Rp10 ribu/kg untuk jamur segar kualitas BS, dan Rp12 ribu/kaleng untuk jamur merang yang dikemas dalam bentuk kaleng seperti yang dijual di beberapa supermarket.

           Terkait modal, Anda dapat memulai pembudidayaan jamur merang dengan modal Rp10 juta untuk investasi bumbung. Setelah panen, jamur merang dapat diolah menjadi aneka makanan ringan dengan tambahan modal sekitar Rp2 juta. Untuk masalah modal, JPMI Indramayu siap membantu para anggotanya dalam mencari investor. Selain perusahaan besar seperti Pertamina, JPMI juga menjalin rekanan dengan lembaga keuangan syariah seperti BMT (Baitul Maal wat Tamwil) dalam menyalurkan pembiayaan modal kerja. 

           Dengan kemudahan akses permodalan tersebut, banyak pengusaha berada di bawah naungan JPMI Indramayu. Beberapa pengusaha tersebut telah berhasil mengembangkan usahanya yang sangat beragam, mulai dari usaha telur asin, keripik pisang, olahan bonggol pisang, hingga jamur merang crispy.


LANGKAH MEMULAI USAHA SENDIRI

1. START WITH A DREAM
Mulailah dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan yakinkan akan produk yang akan kita tawarkan.A dream is where it all started: Pemimpilah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, Cara pelayanan, jasa, ataupun idea yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan keterikatan, tak mengenal kata ‘tidak bisa’ataupun tidak mungkin’.
2. LOVE THE PRODUCTS OR SERVICES
Cintailah Produk anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan sebuah keyakinan pada pelanggan kita dan mmbuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa masa sulit. Enthusiaatism and Persistence: Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru.
3. LEARN THE BASICS OF BUSINESS.
Pelajarilah fundamental business. BEYOND THE *BUY LOW, SELL HIGH, PAY LATE, COLLECT EARLY*: Tidak akan ada sukses tanpa ada sebuah pengetahuaan dasar untuk business yang baik, belajar sambil bekerja, turut kerja dahulu selama1-2 tahun untuk dapat mempelajari dasar – dasar usaha akan membantu kita untuk maju dengan lebih baik. Carilah –Guru- yang baik.
4. WILLING TO TAKE CALCULATED RISKS.
Ambillah resiko. The Gaint that u will be able to achiave is directly propoltional to the risk taken: Berani mengambil resiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia usaha, karena hasil yang akan dicapai akan proporsional terhadap resiko yang akan diambil. Sebuah resiko yang diperhitungkan dengan baik – baik akan lebih banyak Memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan -entreprenneur- dengan –manager-. Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap –awal- pengembangan perusahaan, dan –manager- dibutuhkan akan mengatur perusahaan yang telah maju.
5. SEEK ADVICE, BUT FOLLOW YOUR BELIEF.
Carilah nasehat dari pekarnya, tapi ikuti kata – kata kita. Consult ConsultAnts, ask the experts, but follow, but follow your hearts. Entrepreneur selalu mencari nasehat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditagngannya dan dapt diputuskan dengan indera ke enam-nya. Komunikasi yang baik dan kepiawaian menjual. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci suksesnya. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengambangkan usaha pada fase itu.
6. WORK HARD, 7 DAY A WEEK, 18 HOURS A DAY
Kerja keras. Ethos Kerja keras sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi hard-work and smart-work tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua successful start-up butuh workaholics. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya, pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan bussinessnya. Me-lamun-kan dan memimpikan kerjanya.
7. MAKE FRIENDS AS MUCH AS POSSIBLE
Bertemanlah sebanyak banyaknya. Pada harga dan kwalitas yang sama orang membeli dari temannya, pada harga yang sedikit mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat, membantu menolong pada masa sulit.
8. DEAL WITH FAILURES
Hadapi kegagalan. Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha, selama kegagalan itu tidak –mematikan-. Setiap usaha selalu akan mempunyai resiko kegagalan dan bila mana itu sampai terjadi, bersiaplah dan hadapilah!.
9. JUST DO IT, NOW!
Lakukanlah sekarang juga. Bila anda telah siap, lakukanlah sekarrang juga. Manager selalu melakukan : READY-AIM-SHOOT,tetapi entrepreneur sejati akan melakukan READY-SHOOT-AIM!. Putuskan dan kerjakan sekarang, karena besok bukanlah milik kita


"Kunci Sukses Usaha"
William A. Ward pernah berkata, "Ada empat langkah mencapai sukses, yakni perencanaan yang tepat, persiapan yang matang, pelaksanaan yang baik, dan tidak mudah menyerah." Gunakan falsafah Ward ini agar sukses. Perinciannya sbb:
1. Ikuti perkembangan jaman.
Bergabunglah dalam organisasi yang berkaitan dengan bisnis Anda. Banyak membaca dan gali informasi sebanyak mungkin. Internet akan banyak membantu Anda.
2. Buat rencana keuangan.
Catat semua pemasukan dan pengeluaran setiap harinya. Buat target jangka pendek dan jangka panjang. Jangan pernah menyerahkan kondisi keuangan pada nasib. Perhitungkan dengan matang.
3.Perkirakan aliran uang tunai.
Anda harus bisa memperkirakan aliran uang tunai, paling tidak tiga bulan ke depan. Jangan membuat anggarkan pengeluaran yang lebih besar dari itu.
4. Bentuk dewan penasehat atau cari tenaga ahli, untuk memberi ide, saran atau kritik terhadap Anda dan produk yang ditawarkan. Mereka bisa berupa teman-teman atau anggota keluarga yang dipercaya.
5. Jaga keseimbangan antara kerja, santai, dan keluarga.
Tak perlu ngoyo, karena sesuatu yang dikerjakan dengan ngoyo, hasilnya tak akan maksimal. Lagi pula, badan dan otak butuh istirahat.
6. Kembangkan jaringan (network).
Tak ada salahnya berkenalan dan bergaul dengan orang-orang yang berhubungan atau bisa mendukung bisnis Anda. Siapa tahu ada ide yang bisa digali.
8. Disiplin/motivasi.
Aspek terberat dalam menjalankan usaha sendiri adalah disiplin atau motivasi untuk bekerja secara teratur. Untuk mengatasinya, buatlah daftar apa saja yang harus dikerjakan hari ini dan esok. Tentukan target yang harus dicapai dalam minggu ini.
9. Selalu waspada dan siap.
Rajin-rajin melakukan evaluasi terhadap pasar, produk dan sistem pemasaran. Kalau perlu, ubah cara kerja agar lebih efisien. Perbaiki cara pemasaran atau kualitas produk.
10. Cintai pekerjaan Anda.
Bagaimana akan sukses, jika Anda tak punya sense of belongin pada pekerjaan dan produk yang dihasilkan. Cintai pekerjaan dan produksi sendiri, dan uang akan mengikuti Anda.
11. Jangan mudah menyerah.
Para pengusaha sukses pun pernah mengalami kegagalan. Jika ingin cepat berhasil, segeralah bangkit dan belajar dari kegagalan. Jangan bersedih terlalu lama, apalagi menyerah. (*)
12 Langkah Memulai Usaha
Berniat membuka usaha sendiri, tapi bingung harus mulai darimana? Memang tak mudah untuk memulai usaha, tapi jika Anda bisa menjawab pertanyaan berikut, berarti Anda siap memulainya:
Apakah bidang usaha yang akan digeluti itu cukup potensial?
  • Bagaimana prospeknya?
    Seberapa ketat persaingannya?
  • Siapa kira-kira yang akan menjadi pesaing usaha tersebut?
  • Bagaimana cara menghadapinya?
    Apa target usaha tersebut?
  • Bagaimana mencapainya?
    Dari segi hukum, apa yang perlu disiapkan?
  • Apa saja penghalangnya?
    Apa nama usaha (perusahaan) itu?
    Berapa dana yang dibutuhkan?
  • Bagaimana memenuhinya?
    Dimana usaha tersebut akan dijalankan?
  • Apakah sudah mempersiapkan kantornya?
    Sarana atau peralatan apa yang dibutuhkan?
  • Bagaimana mendapatkannya?
    Apa tersedia asuransi yang memadai?
    Apakah Anda sudah memiliki supplier atau pemasok bahan baku?
    Sistem manajemen seperti apa yang akan diterapkan?
  • Siapa yang akan menjalankan operasional usaha sehari-hari?
  • Berapa karyaan yang dibutuhkan?
    Bagaimana sistem pemasaran dan distribusi produk atau jasa yang akan dihasilkan?
  • Bagaimana agar masyarakat mengenal produk atau jasa yang akan dipasarkan?
Bila tidak bisa menjawab semua pertanyaan itu, maka sebaiknya Anda mengkaji ulang niat membuka usaha sendiri, sampai benar-benar siap.

 
Copyright 2010 dunia usaha
Blognya Mahasiswa kesmas unsoed