Info Kuliner mengenai berbagai macam jajanan khas Purwokerto, dari makanan berat sampai makanan ringan, semua ada disini [...]
Di Purwokerto, pedagang makanan justru banyak bermunculan kala malam hari. Salah satu tempat makan paling laris di kota ini, adalah kedai Unyil, yang terkenal dengan sajian bebek gorengnya. Pendiri kedai ini adalah Bapak Khairun (almarhum), yang sudah ada sejak tahun 1990.
Bebek goreng buatan bapak dua ini bisa diterima lidah pelanggannya karena bumbunya yang meresap hingga ke bagian tulang. Kedai yang kini dijalankan oleh Ibu Herliawahyuni, sang istri, bisa menghabiskan sekitar 20 ekor bebek dalam semalam. Sebelum digoreng, bebek yang dimasak adalah bebek yang dibeli dalam keadaan hidup.
“Kami potong sendiri,” ujar Herlia, sapaan akrab perempuan ini. Bebek lalu di cuci bersih dan ungkep dalam bumbu super komplit hingga kurang lebih 6 jam, sampai betul-betul empuk. Setiap hari, Herlia mulai meracik bebek ini dari pukul 6.00 WIB pagi sampai pukul 14.00 WIB. “Masak bebek tidak mudah,” paparnya. Harus telaten dan tak boleh bau anyir, tandasnya.
Bebek yang sudah siap digoreng, lalu dibawa ke lokasi berjualan, di Jalan Pramuka, tepat di belakang pasar Situmpur Purwokerto. Keistimewaan bebek di kedai ini adalah sandingan sambal yang luiar biasa lezat. Sampai-sampai, kalangan ekspatriat pun ketagihan dengan sambal ciptaan Khairun ini.
Bebek yang disajikan dalam cobek dari tanah liat ini, disandingkan dengan sambal hijau yang dibuat dari cabai hijau keriting, cabai rawit, bawang putih, tomat dan sedikit terasi. Semua bahan ini digoreng terlebih dahulu sebelum diulek. Sambal inilah yang konon membuat kedai Unyil jadi amat populer di Purwokerto. Bisa dibilang kedai ini merupakan pelopor sambal hijau pertama di Purwokerto.
Di atas meja, deretan lalapan, mulai dari irisan tomat, kol, seladam daun singkong dan daun pepaya rebus, leunca, terung hijau, sampai petai tersedia. Setiap pembeli bebas mengambil nasi hangat sendiri yang sudah disediakan di atas meja. Harga seporsi bebek Rp 9000.
Selain bebek goreng, ada pula bebek bakar yang disajikan dengan bumbu kecap yang lezat. Tak lupa sambal hijau andalan juga ikut disandingkan. Menu lainnya, ada pilihan burung dara, ayam goreng kampung, tempa, tahu, dan lele goreng.
Harganya berkisar antara Rp 1500 sampai Rp 10000. Kedai yang buka mulai pukul 17.00 WIB ini baru tutup saat tengah malam menjelang.
Sumber : http://banyumasnews.com
Kraca, sejenis keong yang sering menjadi hama tanaman padi, di kota purwokerto dan sekitarnya bisa menjadi masakan yang sedap untuk kudapan. Biasanya sangat banyak ditemukan di warung-warung saat menjelang buka puasa di bulan ramadan. Tidak dipungkiri bagi orang yang belum pernah merasakan atau melihat masakan ini pasti akan merasa aneh atau jijik dengan bentuknya yang masih berupa rumah keong berwarna hitam atau coklat kehitaman, namun jangan tanya rasanya kuahnya yang pedas dan berbumbu rempah sangat segar disantap pada sore hari tapi tergantung pula pada para tangan pemasaknya, bila pengolahannya kurang baik kraca atau keong ini akan berasa mentah dan berlendir.
Dahulu kraca biasa dianggap remeh dan hanya dipandang sebagai hama di sawah, dengan warna telur yang merah jambu yang menarik, kraca hampir mirip dengan hama keong mas, hama yg sering menyerang padi padian, hanya saja keong mas berwarna kuning kecoklatan dan bentuknya lebih besar dari kraca dan saya kurang tahu apakah keong mas dapat dikonsumsi, dahulu sewaktu saya masih di kota purwokerto ada rumor yang mengatakan bahwa keong mas itu beracun dan tidak dapat dikonsumsi namun kabar tersebut tidak diketahui kebenaranya.
Sumber :http://ketwomen.multiply.com
Kota Purwokerto, menurut kami (tim Doyan Makan) kota ini selalu memiliki tempat kuliner yang menarik. Banyak makanan kuliner dari yg sudah terkenal sampai tempat-tempat baru yang menawarkan keunikan tersendiri. Kami mendapatkan referensi dari teman yang tinggal di Purwokerto, ada tempat makan baru yang unik dan memiliki pelanggan setia dalam waktu singkat. Namanya Bakso Krikil.
Namanya yang unik, pasti bukan sembarang Bakso. Siang itu, untuk melanjutkan wisata kuliner kami di kota Purwokerto, kami memutuskan untuk mencoba Bakso Krikil, yang berlokasi di Jl. Sumampir, Purwokerto. Warungnya sederhana, terlihat cat nya masih baru. Bakso Krikil baru berjualan pada tahun 2008, pemiliknya bernama Ibu Susi. Beliau berjualan dari jam 10 sampai jam 8 Malam. Dalam sehari bisa menjual 200 - 300 mangkok.
Kalian pasti penasaran kan kenapa disebut bakso Krikil. Hehe, ya disebut kerikil karenan ukuran baksonya yang super mini. Dalam satu porsi ada sekitar 30 - 40 bakso. Ditambah dengan potongan kulit tahu, mmm nikmat banget lho rasa kuahnya. (yd)
Lokasi:
Bakso Krikil U-Nik
(Khas Magelang)
Jl. Riyanto No.91 - Sumampir
Purwokerto
Telp: 0281-7684004
Menu:
1 Porsi Bakso Krikil Komplit Rp. 5.000,-
Gratis 3K (Kupat-Kerupuk-Klanting)
Khusus makan ditempat
Jam Buka:
10.00 - 20.00
Namanya yang unik, pasti bukan sembarang Bakso. Siang itu, untuk melanjutkan wisata kuliner kami di kota Purwokerto, kami memutuskan untuk mencoba Bakso Krikil, yang berlokasi di Jl. Sumampir, Purwokerto. Warungnya sederhana, terlihat cat nya masih baru. Bakso Krikil baru berjualan pada tahun 2008, pemiliknya bernama Ibu Susi. Beliau berjualan dari jam 10 sampai jam 8 Malam. Dalam sehari bisa menjual 200 - 300 mangkok.
Kalian pasti penasaran kan kenapa disebut bakso Krikil. Hehe, ya disebut kerikil karenan ukuran baksonya yang super mini. Dalam satu porsi ada sekitar 30 - 40 bakso. Ditambah dengan potongan kulit tahu, mmm nikmat banget lho rasa kuahnya. (yd)
Lokasi:
Bakso Krikil U-Nik
(Khas Magelang)
Jl. Riyanto No.91 - Sumampir
Purwokerto
Telp: 0281-7684004
Menu:
1 Porsi Bakso Krikil Komplit Rp. 5.000,-
Gratis 3K (Kupat-Kerupuk-Klanting)
Khusus makan ditempat
Jam Buka:
10.00 - 20.00
Sumber : hadinursamsudin.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)









