Info Kuliner mengenai berbagai macam jajanan khas Purwokerto, dari makanan berat sampai makanan ringan, semua ada disini [...]
Getuk goreng tak pernah dapat lepas dari Purwokerto, khususnya Sokaraja. Makanan khas ini bukan hanya menjadikan Sokaraja terkenal, tetapi lebih dari itu juga mampu menopang, bahkan menjadikan perekonomian masyarakat setempat maju. Hampir setiap sore, di daerah Sokaraja sepanjang 3 kilometer, padat oleh bus-bus yang sengaja datang membeli oleh-oleh getuk tersebut. Mereka memadati hampir setiap toko yang menyediakan getuk Sokaraja. Mulai dari getuk goreng Asli H Tohirin, Lestari, Aroma, Eka Sari, Lestari dan toko-toko lainnya. Di Sokaraja tidak kurang dari 40 toko yang menjajakan getuk goreng dengan menyerap tenaga kerja sampai ratusan orang, mulai dari pembuat sampai pelayan toko.
Awalnya, usaha getuk goreng ini dimiliki oleh sang mertua yang mulai berjualan sejak tahun 1918. Toko pertamanya diberi nomor 1. Kemudian usaha itu diteruskan Tohirin hingga bertambah maju dan memiliki 8 toko.
Harga getuk goreng Rp 9 ribu tiap kilogram. Sehari Tohirin harus menyediakan 1 kwintal singkong pada hari biasa atau 2 1/2 kwintal pada hari libur. Makanya tak heran, kan, kalau setiap toko bisa mengantungi uang Rp 1,5
Awalnya, usaha getuk goreng ini dimiliki oleh sang mertua yang mulai berjualan sejak tahun 1918. Toko pertamanya diberi nomor 1. Kemudian usaha itu diteruskan Tohirin hingga bertambah maju dan memiliki 8 toko.
Harga getuk goreng Rp 9 ribu tiap kilogram. Sehari Tohirin harus menyediakan 1 kwintal singkong pada hari biasa atau 2 1/2 kwintal pada hari libur. Makanya tak heran, kan, kalau setiap toko bisa mengantungi uang Rp 1,5
Share this post:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar